Antisipasi Kekeringan, Gubernur Minta Perkuat Koordinasi
Cari Berita

Iklan 970x90px

Antisipasi Kekeringan, Gubernur Minta Perkuat Koordinasi

Tuesday, July 24, 2018

Mataram, Lensa Post NTB -  Mengantisipasi bencana kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Gubernur NTB TGKH. M. Zainul Majdi menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antar pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan Balai Wilayah Sungai (BWS).

Dalam rapat pimpinan lengkap 2018 yang dihadiri seluruh OPD lingkup Pemprov NTB,di ruang rapat utama (RRU) kantor Gubernur NTB, Senin (23/07/18). Gubernur meminta penanganan bencana kekeringan dapat lebih maksimal. Mulai dari persiapan anggaran termasuk dalam memperkuat koordinasi.

"Saya minta disiapkan betul. Anggaran harus ada. Perkuat koordinasi, termasuk dengan BWS,"tutur Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang tersebut.

Sebelumnya dalam rapat tersebut, kepala BPBD NTB H. Muhammad Rum menyampaikan laporan terkait dengan bencana kekeringan yang terjadi. "Seminggu yang lalu sudah koordinasi dengan semua kepala BPBD se-NTB. Dari paparan BMkG, diprediksi kekeringan panjang akan terjadi. Oktober dan September akan terjadi elnino," jelasnya kepada Gubernur NTB.

Rum juga menjelaskan bahwa kemungkinan puncak dari bencana kekeringan akan terjadi pada bulan Agustus- September. "Hampir semua daerah, kecuali kota Mataram bisa dikategorikan kekeringan. Tapi sampai saat ini, Belum ada kab/kota menetapkan status darurat kekeringan," tuturnya.

Sejauh ini, BPBD telah melakukan berbagai langkah dalam mengatasi dampak kekeringan. Salah satunya dengan memberikan suplai air bersih ke wilayah-wilayah yang cukup parah.

"Akan ada 4-5 ribu sambungan air ke wilayah selatan, tapi masih ada kendala. Dinas PU kita harapkan agar bisa mengatasi. Anggaran droping air kab/kota ada, ada juga di DINSOS dana air bersih,"imbuhnya. (LP.NTB/ Tim Media)