Demo Jilid 3 HMI, Kapolres Dompu Minta Maaf
Cari Berita

Iklan 970x90px

Demo Jilid 3 HMI, Kapolres Dompu Minta Maaf

Friday, July 27, 2018

Dompu, Lensa Post NTB - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu kembali menggelar aksi di depan Markas Komando (Mako) Polres Dompu pada Rabu siang (25/7) kemarin. Aksi unjuk rasa yang ketiga kali tersebut dimulai pukul 10.30 Wita. Aksi massa yang dipimpin Korlap Herdiansyah berisi sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh sejumlah tokoh HMI dalam orasi menggunakan megafon seperti Herdiawan (Ketum HMI Cabang Dompu), Slamat Abdi Sentosa (Pengurus PB HMI), Wahyuddin (KAHMI), Denis (Ketum HMI Cabang Bima), Farid dan Deni.
Ada beberapa tuntutan yang disampaikan antara lain mendesak Kapolres Dompu untuk meminta maaf atas kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anggota kepolisian terhadap kader HMI Cabang Dompu, Arif Wahyuddin. Demikian pula dengan kekerasan yang telah dilakukan terhadap Sekretaris Umum HMI Dompu, Caca Handika dan Korlap Herdiawan saat aksi demo yang kedua kalinya di depan Mapolres Dompu pada Senin siang (23/7). Kapolres juga diminta untuk menemui massa aksi guna mengklarifikasi persoalan yang terjadi dan memproses secara hukum anggota kepolisian yang dinilai telah melakukan tindakan repressif.

"Jikalau kasus ini tidak segera diusut dsn diproses secara tuntas, kami akan terus berjuang, melawan dan terus melawan atas kezaliman ini. Karena itu  Kapolres agar menemui kami untuk memberikan klarifikasi dan menghadirkan pelaku-pelaku yang mengeroyok kader kami," kata Korlap Herdianyah.

Setelah berorasi sekitar lebih dari satu jam, Korlap Herdiansyah menginstruksikan agar massa aksi menerobos masuk ke dalam Mapolres Dompu untuk bertemu langsung dengan Kapolres Dompu. Namun barikade pasukan polisi tak menghendaki hal itu terjadi. Aparat kepolisian yang dikomandoi Kabag Ops, Kompol P. Kardiantho menginstruksikan agar massa aksi bersabar.  Ketegangan yang diwarnai aksi saling dorongpun terjadi. Bahkan akibat kekecewaan tak diperkenankan bertemu Kapolres, secepat kilat salah seorang mahasiswa  menuangkan bensin pada ban bekas. Salah seorang lagi berusaha menyalakan korek api untuk membakar ban bekas di tengah kerumunan massa tersebut. Namun dihalangi oleh massa aksi lain dan sejumlah aparat kepolisian. Bahkan Kasat Reskrim, AKP Daniel P Simangunsong, S. IK turun tangan melakukan pencegahan. Namun upaya pencegahan tersebut tak membuahkan hasil karena ban bekas itu akhirnya terbakar. Untung saja semprotan pemadam kebakaran segera dilakukan oleh salah satu anggota kepolisian.

Akhirnya, Kapolres Dompu, AKBP Erwin Suwondo, M. IK  keluar dari ruangannya menemui massa aksi. Kepada massa aksi, Kapolres meminta maaf atas peristiwa yang terjadi dan berjanji akan mengusut kasus dugaan penganiayaan terhadap kader HMI Cabang Dompu, Arif Wahyuddin, dan juga akan memproses beberapa oknum anggota kepolisian yang diduga telah melakukan tindakan repressif kepada Korlap Herdiansyah  dan Sekretaris Umum HMI Cabang Dompu, Caca Handika saat unjuk rasa Senin (23/). Selanjutnya Kapolres mengajak massa HMI untuk sholat dzuhur berjamaah di Masjid Polres Dompu sekaligus berdiskusi terkait persoalan yang terjadi di masjid ba'da sholat Dzuhur. Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Dompu, Herdiawan menyatakan pihaknya leghowo menerima permohonan maaf Kapolres dan berharap Kapolres segera menuntaskan kasus tersebut. Herdiawan juga berharap kejadian serupa cukup dijadikan sebagai pelajaran dan tak terulang kembali. (LP.NTB/ Emo Dompu)