Warga Sie Blokade jalan, Tuntut Pelaku Pembacokan Segera Ditangkap
Cari Berita

Iklan 970x90px

Warga Sie Blokade jalan, Tuntut Pelaku Pembacokan Segera Ditangkap

Sunday, October 21, 2018

Pihak Kepolisian saat membuka pemblokiran jalan 

Monta Bima, Lensa Post NTB - Tragedi pembacokan yang menimpa M. Jafar (40 thn) warga Dusun Diha Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima pada hari kamis lalu, rupanya masih berbuntut panjang, insiden yang melibatkan oknum warga Desa Tangga yang diduga melakukan penyerangan kepada korban di kawasan pertanian Dusun Diha, sehingga mengakibatkan M. Jafar terpaksa dilarikan ke RSUD Bima karena mengalami luka serius dibagian kepala, tangan dan perut akibat benda tajam.

Penyerangan yang ditengarai oleh informasi yang tidak jelas dan mengandung unsur provokasi ini telah menelan korban luka.  Kendati setelah tiga kali pertemuan dua belah pihak telah menyepakati tidak akan ada saling tuntut, dengan kesepakatan korban akan dibiayai sampai sembuh, namun sebagian warga yang mengaku keluarga korban tetap menuntut agar para pelaku segera ditangkap. Tuntutan ini diekspresikan dengan melakukan blokade jalan raya lintas Tente Parado pada sabtu (20/10) pagi, sebagai bentuk protes atas keterlambatan jajaran Polsek Monta yang dinilai tidak serius menangkap pelaku. Akibat aksi ini, arus lalulintas sempat terganggu. Namun hal itu tidak berlangsung lama karena kesigapan Kapolsek Monta Iptu Edy Prayitno beserta jajarannya membubarkan aksi tersebut.

Ditemui di kantornya usai membubarkan aksi blokir jalan, kapolsek menjelaskan bahwa sebelumnya pihaknya telah menghadirkan kedua belah pihak yang didampingi oleh pemerintah dua desa yakni desa Sie dan Tangga. Tiga kali pertemuan di kantor Polsek Monta tersebut membuahkan kesepakatan, “Intinya keluarga korban tidak ingin masalah ini terus berlanjut, dan menginginkan pihak pelaku untuk menyanggupi pengobatan korban sampai sembuh, dan itu telah disanggupi oleh keluarga pelaku,” terangnya. Namun demikian kata Edy, ternyata sebagian pihak menginginkan para pelaku untuk diamankan, “Maka kami akan melakukannya, siapa saja yang diduga terlibat, akan kita lakukan pencarian dan amankan,” tegasnya. (LP.NTB/ Usman)