Babinsa Desa Kaowa Lambitu Ajak Warga Biasakan Menanam Pohon
Cari Berita

Iklan 970x90px

Babinsa Desa Kaowa Lambitu Ajak Warga Biasakan Menanam Pohon

Sunday, February 3, 2019


Bima, Lensa Post – Program penghijauan yang saat ini sedang dilaksanakan TNI Kodim 1608/ Bima memang sangat relevan dengan kondisi Bima saat ini. Dibeberapa tempat yang menjadi sasaran penghijauan sebanyak kurang lebih 2 juta pohon tersebut, terlihat sangat pas dengan kondisi hutan dan gunung yang sudah kering akibat tidak adanya pepohonan besar yang menguatkan. Kehadiran Anggota Kodim 1608/ Bima dalam melaksanakan program penghijauan disambut baik oleh masyarakat Kota/ Kabupaten Bima. 

Babinsa Desa Kaowa Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima selalu mengajak masyarakat untuk membiasakan menanam pohon, ini dimaksudkan agar anak cucu kita dapat menikmati sumber mata air yang cukup. Menurut Babinsa, saat ini mata air digunung-gunung sudah mulai berkurang diakibatkan pohon-pohon yang seharusnya menyimpan air untuk kehidupan, malah ditebang untuk ditanami tanaman jagung, padi dan sebagainya. Kondisi ini sangat memprihatinkan bagi kita semua dan anak cucu kita kedepan, ungkapnya.   

Sementara itu, Dandim 1608/ Bima Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra mengatakan, bahwa Penghijauan ini bertujuan untuk menyelamatkan bumi dari terjadinya Global Warming yang diakibatkan oleh ulah manusia itu sendiri. Saat ini menurut Dandim, Global warning ramai dibicarakan orang, baik ditingkat internasional maupun lokal, secara drastis kesadaran lingkungan menjadi point penting dalam kehidupan manusia.  Saat ini tumbuhan hijau yang dijadikan sebagai tempat untuk fotosintesis mulai berkurang disebabkan Karena banyak sekali manusia yang tidak memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Mereka dengan sengaja merusak hutan-hutan yang sangat berguna bagi bumi kita demi kepentingan pribadinya, untuk itu Dandim mengajak untuk mencintai lingkungan masing-masing, seperti dikutip ucapan Danrem “Bila kita Jaga Alam, maka Alam akan jaga Kita”, pungkas Danrem. (TIM LENSA POST)