Kasus Bunuh Diri di Dompu Meningkat, Ini Trik Bupati
Cari Berita

Iklan 970x90px

Kasus Bunuh Diri di Dompu Meningkat, Ini Trik Bupati

Tuesday, March 5, 2019

Dompu, Lensa Post NTB - Kasus bunuh diri yang menimpa remaja di Kabupaten Dompu dari waktu ke waktu grafiknya meningkat. Peningkatan kasus kematian sadis di daerahnya ini membuat Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin, merasa prihatin, bagaimana tidak, kalangan remaja adalah salah satu ikon masa depan bangsa justru melepas kehidupannya dengan cara yang tidak wajar, hanya dengan kekecewaan dan kekesalan yang tidak berarti hingga berani menenggak racun, gantung diri, bahkan menggorok lehernya sendiri. Prihatin yang mendalam inilah yang membuat Bupati Dompu yang populer dengan panggilan HBY melakukan roadshow di sekolah-sekolah disetiap hari Senin. Tujuannya untuk mengantisipasi kasus bunuh diri maupun kasus-kasus lain yang mengintai para remaja.
Dalam keterangannya HBY mengatakan "Akan berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, untuk memberikan pencerahan terkait dampak yang terjadi di dunia dan akhirat apabila melakukan perbuatan bunuh diri yang terkutuk itu". Selain itu juga akan berkoordinasi dengan pihak keamanan seperti TNI dan Kepolisian untuk memberikan pembinaan dengan tujuan agar mereka dapat memahami hukum yang berlaku di Indonesia. Dengan adanya pembinaan seperti itu, HBY yakin akan mengurangi zero terjadinya kasus bunuh diri, yang akibatnya selain merugikan diri sendiri juga akan membuat keluarga larut dalam kesedihan.

Kasus bunuh diri yang terjadi di Kabupaten Dompu akhir-akhir ini diakibatkan latar belakang yang hampir sama, seperti yang didominasi remaja di Kecamatan Hu'u yang rata-rata remaja yang mengalami depresi akibat ditinggal orangtuanya ke luar negeri, ditinggal cerai orang tuanya bahkan karena urusan asmara. Dari analisa yang disampaikan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) seperti tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa kasus bunuh diri yang melanda remaja di Kabupaten dapat diatasi dengan pendekatan persuasif, pembinaan mental keagamaan dan dibutuhkan keterlibatan semua elemen, agar kasus bunuh diri tidak terjadi lagi. Harapan tersebut disampaikan Bupati kepada semua elemen masyarakat  agar peduli kepada sesama. Harapnya. (DEOR - TIM LENSA POST)