Kasus Pemanahan di Nowa, Kejari Telah Terima Berkas SPDP
Cari Berita

Iklan 970x90px

Kasus Pemanahan di Nowa, Kejari Telah Terima Berkas SPDP

Saturday, March 2, 2019

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Dompu, Catur Hidayat, SH

Dompu, Lensa Post NTB - Pemrosesan terhadap kasus pemanahan yang menewaskan Rusdianto Setiawan (17), warga Dusun Wawo Jaya Desa Nowa Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB pada 10 Februari 2019 lalu terus berlangsung. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) di Kejaksaan Negeri Dompu, Catur Hidayat, SH mengaku pihaknya telah menerima 3 (tiga) berkas Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari pihak Penyidik Polres Dompu."Sementara ini kami sudah menerima 3 berkas SPDP dengan 5 orang sebagai tersangka, " akunya.

Dijelaskan Kasi Pidum berkas perkara kasus  tersebut terpisah  menjadi 3 berkas SPDP untuk 5 tersangka tersebut dilihat sejauhmana keterlibatan para tersangka dalam kasus yang merenggut nyawa pelajar kelas X di SMAN 1 Woja itu. Ia menambahkan kelima tersangka itu kini masih ditahan di Polres Dompu. " SPDPnya saja yang dikirim, sedangkan kelimanya masih ditahan di Polres (Dompu)," ungkapnya. Lebih lanjut Catur mengemukakan bila berkas perkara sudah lengkap maka akan dilanjutkan ke tahap 2 (proses persidangan). Dikatakannya mengacu pada aturan tentang sistem peradilan anak, maka persidangan kasus ini akan dilaksanakan secara tertutup.Mereka akan dikenakan UU Perlindungan Anak pasal 76c jo pasal 82 ayat (3) dengan ancaman hukuman 15 tahun tapi bagi anak-anak hukumannya setengah orang dewasa menjadi 7,5 tahun. Tidak ada ancaman hukuman mati juga tidak ada hukuman maksimal di atas 20 tahun bagi anak-anak," jelasnya mengakhiri. (AMIN DOMPU)