Pemda Bima Salurkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Sanggar
Cari Berita

Iklan 970x90px

Pemda Bima Salurkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Sanggar

Tuesday, March 19, 2019


Bima, Lensa Pos NTB -  Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer, Senin sore (18/3/2019) melaksanakan kunjungan di Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima. Kunjungan Wabup Dahlan bersama rombongan Pejabat teras lingkup Pemkab Bima, dalam rangka melihat langsung kondisi masyarakat di 5 Desa yang terdampak Musibah banjir, Sabtu sore (16/3/2019) lalu. Turut hadir pula Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kabupaten Bima. Adapun Desa yang dikunjungi diwilayah Kecamatan Sanggar adalah, Desa Oi Saro, Desa Poong dan Desa Boro.
Sekretaris BPBD, Ir. Indra Nurjaya yang memimpin Tim Tanggap bencana mengatakan, bahwa rombongan Wabup langsung bersama TRC BPBD dan Tagana bertolak ke lokasi terdampak bencana dengan membawa bantuan berupa 4 ton beras, 110 selimut, 40 tikar, 50 tarpal, 80 paket lauk pauk, 10 dus mie instan yang bersumber dari Dinas Ketahanan Pangan, BPBD dan Dinsos. Indra menambahkan, untuk mempercepat penanganan pasca bencana, Pemkab Bima telah mengerahkan satu unit  escavator yang ke titik strategis terdampak banjir ". Jelasnya. 
 Untuk diketahui, bahwa bencana banjir yang melanda Desa Boro telah menyebabkan akses jalan putus dan 2 unit jembatan putus total. Sementara di Desa Piong, banjir bandang telah menyebabkan 15 unit rumah rusak Berat, 25 unit rusak ringan. Disamping, 250 unit rumah penduduk di RT 4.5.6.7.8 dan 9 serta satu fasilitas umum bendungan rasa di RT. 3 rusak berat.

Pusdalop BPBD juga mencatat kerusakan di Desa Kore berupa fasilitas umum terpampar lumpur ada 6 unit, yaitu Polsek Sanggar, Koramil,  SDN 1 Kore, TK Pembina Kantor Camat dan Lapangan desa Kore. Demikian halnya di desa Oi Saro terdapat 2 unit fasilitas umum yang rusak Berat yaitu pagar SMPN 2 Sanggar jebol 30 meter dan 1 unit jembatan depan SMPN 2 Sanggar jebol sayap. Beberapa lahan pertanian terancam gagal panen di seluruh desa yang terdampak bencana banjir.  (TIM)