Polsek Woja Upaya Negosiasi Minta Kantor Desa Matua Untuk di Buka
Cari Berita

Iklan 970x90px

Polsek Woja Upaya Negosiasi Minta Kantor Desa Matua Untuk di Buka

Wednesday, October 9, 2019

Foto Kantor Desa Matua Setelah di Buka Penyegelan

Dompu, Info Bima.Com - Bertempat diruang Kasat Reskrim Polres Dompu pertemuan antara perwakilan masyarakat Desa Matua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, dengan Kasat Reskrim yang diwakilkan oleh Kanit 2 Tipidter Ipda Ridho Rizky Pratama, yang difasilitasi oleh Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris rabu 9-10-19.

Pertemuan tersebut merupakan upaya pihak Kapolsek Woja untuk mencarikan solusi, atas penyegelan kantor Desa Matua yang hingga saat ini memasuki dua pekan sudah.

Sebelumnya Kantor Desa Matua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, disegel oleh masyarakat Matua yang mengatasnamakan Gerakan Bersama Rakyat Matua (GBRM), atas terjadi Pungutan Liar (Pungli) Program Prona tahun 2016-2017 yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa Matua Muslim Gunawam S.Sos.

Foto Kantor Desa Matua waktu masih di Segel

Menurut Dodo Kurniawan, Kasus tersebut pernah dilaporkan oleh salah satu Lembaga pada tahun 2018 lalu ke Polres Dompu, untuk itu masyarakat kini kembali menanyakan tentang laporan tersebut, sudah sejauh mana proses penyidikan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Polres Dompu.

"Kami juga ingin tau tentang perkembangan penyidikan kasus Pungli Prona, kasus ini pernah dilaporkan oleh salah satu Lembaga pada tahun 2018 lalu ke Polres Dompu" kata Dodo selaku perwakilan masyarakat Matua.

Menanggapi pertanyaan masyarakat tentang laporan kasus Prona yang dimaksud, Kanit Tipidter Ipda Ridho Rizky Pratama menjawab, dirinya tidak pernah menerima laporan itu pada tahun 2018 lalu.

"Saat itu saya masih menjabat sebagai Kasi Pidum, dan pada saat itu pula saya merasa tidak pernah menerima laporan tentang kasus ini" ungkapnya.

Untuk itu Ridho menyarankan kepada masyarakat, supaya hari itu juga masyarakat dapat membuat laporan pengaduan, terkait persoalan itu untuk ditindak lanjuti supaya mulai dilakukan penyelidikan.

Dari itu kesepakatan mulai disetujui oleh masyarakat, sehingga permintaan supaya Kantor Desa dibuka-pun disetujui bersama.

Hingga pukul 13.55 wita kantor Desa Matua dapat kembali dibuka.(IB Din)