Pelajar 15 Tahun Nekat Minum Obat Pembasmi Hama untuk Mengakhiri Hidup
Cari Berita

Iklan 970x90px

Pelajar 15 Tahun Nekat Minum Obat Pembasmi Hama untuk Mengakhiri Hidup

Thursday, January 23, 2020

Pelajar 15 tahun, Minum Obat Pembasmi Serangga untuk Akhiri Hidup.
Bima, Info Bima - Seorang Pelajar bernama Vika Afrilia alias Utari (15)  warga Desa Runggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima, nekat minum obat pembasmi serangga merek Dupont (Lannate) untuk mengakhiri hidupnya, Rabu (22/1/2020).

Sebelum mengakhiri hidupnya, sekitar pukul 14.00 wita, korban mengajak teman kelasnya bernama Sri Jumhari untuk membeli obat Dupont (Lennate) di Toko obat dijalan baru Desa Talabiu, dengan alasan korban untuk di berikan kepada temannya di Desa Renda, setelah membeli obat tersebut korban langsung  pulang kerumahnya, sesampai di rumah korban langsung masuk kamar. Sementara rekan sekolahnya Sri Jumhari yang mendampingi korban pulang dia langsung pulang dan meninggalkan rumah korban.

Sekitar pukul 15.00 wita, ibu korban Suharti tiba-tiba berteriak memanggil orang, karena dia mendengar korban sedang kejang - kejang dan menendang-nendang pintu kamar yang saat itu dalam posisi terkunci.
Mendengar teriakkan ibu korban datang saudara Saihul untuk menobrak pintu kamar dan mereka melihat korban sudah tergeletak di dalam kamar dengan kondisi tidak sadarkan diri.

Seketika itu korban langsung dibawa ke puskesmas Cenggu, namun setelah  diperiksa oleh petugas medis ternyata korban sudah meninggal dunia.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S.I.K melalui Kasubbag Humas AKP Hanafi menjelaskan bahwa, "Kematian sdri  Vika Afrilia alias Utari tersebut  murni  bunuh  diri, karena adanya barang bukti  berupa obat Dupont (Rennate) di TKP dan di dukung juga dengan keterangan saksi, sehingga  kedua orang tua korbanpun menerima  kematian korban  sebagai musibah  dan  menolak untuk dilakukan otopsi jenazah, rencana  korban akan di makamkan hari ini, Kamis tanggal 23 Januari 2020" ungkapnya.(IB.Din)