Demo di Kejari Dompu, Massa Minta Tuntaskan Laporan Penyelewengan di Desa O'o
Cari Berita

Iklan 970x90px

Demo di Kejari Dompu, Massa Minta Tuntaskan Laporan Penyelewengan di Desa O'o

Tuesday, June 23, 2020

Saat Massa Aksi Mencoba Merangsang Masuk ke Kantor Kejaksaan Dompu, Untuk Menemui Kejari
Dompu, Info Bima - Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desa O'o, Kabupaten Dompu, NTB, menggelar aksi demonstrasi didepan kantor Kejaksaan Negeri Dompu, selasa (23/6/20).

Aksi yang dilakukan puluhan pemuda ini mendesak pihak Kejari Dompu untuk mempercepat proses pemeriksaan terhadap kasus penyelewengan anggaran Dana Desa yang dilakukan salah seorang staf keuangan (bendahara, red) Desa O'o yang pernah dilaporkan pihak BPD Desa setempat sejak tahun 2019 lalu.

Bahkan menurut massa aksi, laporan itu telah diajukan juga oleh pihaknya ke Inspektorat sampai tim Inspektorat sudah melakukan audit dan menghasilkan temuan senilai 58.765,000, (lima puluh delapan juta tuju ratus enem puluh lima ribu rupiah), hasil audit itupun telah diserahkan oleh pihak Inspektorat Dompu kepada Ketua BPD Desa O'o.

Berangkat dari hasil temuan tersebut, kini massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desa O'o mempertanyakan sanksi hukum untuk terduga pelaku yang terbukti melakukan tindakan penyelewengan anggaran Dana Desa, kenapa tidak ditegakkan oleh pihak Kejaksaan sampai saat ini.

"Kita sudah mengikuti prosedur hukum yang diminta inspektorat, untuk menunggu sepuluh hari setelah dikeluarkannya hasil LHP, lalu Kejari juga meminta kita untuk menunggu lagi sampai dua kali 30 hari, dan kita juga turutin, namun sampai waktu 4 bulan ini tidak ada perkembangan. Kita minta Kejari Dompu agar berikan sanksi hukum terhadap terduga ini, jangan sampai orang ini balik lagi melakukan korupsi lagi" ungkap Perwakilan Gender saat menemui Kejari.

Munemui massa aksi, Kepala Kejaksaan Negeri Dompu Mei Abeto H. SH, MH, menyampaikan, bahwa pihaknya belum menerima hasil laporan itu melalui Inspektorat, karena proseduralnya laporan pengaduan harus melalui Inspektorat, dan Inspektorat kembali melaporkan ke Kejaksaan untuk ditindak lanjut sebagai kerja birokrasi.

"Ijinkan saya minta waktu ke Inspektorat dulu untuk memastikan laporan ini. Kalau benar laporan ini, saya akan minta inspektorat untuk melaporkan ke Kejaksaan secara resmi" ungkapnya.

Guna membuktikan, bahwa hasil LHP yang dikeluarkan oleh Inspektorat itu benar adanya, yang pernah diserahkan kepada Ketua BPD Desa O'o. Maka Kepala Kejari Dompu minta massa aksi untuk bisa menunjukan surat hasil LHP itu agar diserahkan ke Kejari Dompu.

Dengan begitu Ketua BPD Desa O'o Joni Afrianto langsung menyerahkan surut hasil LPH kepada Kepala Kejaksaan Negeri Dompu, yang disaksikan puluhan massa aksi, kumudian secara tertib kembali dengan hasil yang diharapkan.(IB.Din)