Seorang Sopir Truk Fuso dan Kondektur Selamat dari Kejaran Massa
Cari Berita

Iklan 970x90px

Seorang Sopir Truk Fuso dan Kondektur Selamat dari Kejaran Massa

Saturday, June 20, 2020

Situasi Didepan Polres Dompu, Upaya Massa Melakukan Pengejaran Terhadap Sopir Truk yang Terlibat Insiden Kecelakaan
Dompu, Info Bima - Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) di Desa Mada Wau, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima antara Truck Fuso pengangkut aspal dengan Sepeda Motor, Sabtu (20/6/20) pukul 11.30 wita.

Truk Fuso yang dikendarai Handayanto Usia 45, warga Desa Labuan, Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa Besar. Bersama Kondektur Bambang Iksan 47 tahun, asal Desa Seketeng, Kecamatan Seketeng, Kabupaten Sumbawa Besar. Mereka lari menyelamatkan diri masuk ke Mako polres Dompu lantaran dikejar oleh massa, usai terjadi insiden kecalakaan hingga korban  mengalami luka ringan pada bagian kepala.

Kecelakaan itu terjadi antara sepeda motor yang dikendarai Man 20 tahun, alamat Desa Donggo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, saat itu sedang membonceng Nurfardila 16 tahun, asal Tololara, Desa Madawau, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Mereka terjatuh usai menabrak bagian belakang Truk Fuso saat hendak menyalip.

Kronologis kejadian itu disampaikan Paur Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah, menceritakan. Awalnya, sepeda motor yang dikendarai korban datang dari arah Dompu menuju ke Bima, tepatnya di jalan lintas Sumbawa Bima, Desa Madawau, korban hendak menyalip sebuah mobil carry di samping kanan, namun tiba-tiba datang truk Fuso tanki aspal dari arah berlawanan dikendarai Hardiyanto, lalu sepeda motor dikendarai korban langsung menabrak bagian belakang Truk, sehingga pengendara motor jatuh dan mengakibatkan mereka luka.

Pengendara motor Man mengalami  luka pada bagian kepala, sementara Nurfardila mengalami keseleo dibagian tangan.
Pasca kejadian, sopir truk yang takut diamuk massa ketika itu langsung tancap gas untuk menyelamatkan diri amukan massa, mereka berupaya mencari perlindungan hingga menuju Polres Dompu untuk menyerahkan diri guna menghindari tindakan main hakim sendiri.

Massa yang geram terhadap pelaku, mencoba merangsek masuk ke Mapolres untuk mencari keberadaan pelaku. Inside ini juga memaksa Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, SIK. Harus  turung langsung untuk menghalau tindakan anarkis massa. Ia menghimbau massa untuk tidak melakukan tindakan pengerusakan dan main hakim sendiri. Upaya yang dilakukan Kapolres pun membuahkan hasil setelah dia memberikan pemahaman kepada massa.

"Saya imbau kepada massa agar tenang dan jangan main hakim sendiri, ini kantor polisi yang merupakan fasilitas negara, jangan sampai ada pelemparan dan aksi lain sehingga  menimbulkan masalah lain yang justru merugikan saudara saudara".

"Sopir truck sudah diamankan polisi, saya jamin dia tidak akan kami lepas sampai datang pihak sat lantas bagian kecelakaan kabupaten bima menjemput sopir dan truck untuk diproses lebih lanjut" ungkap Kapolres.

Usai mendengarkan pemahaman disampaikan Kapolres, massa dengan tertib langsung membubarkan diri.(IB.Din)