Bacabup Arifudin Belum Berani Klaim PKB, Sebelum Pegang SK Dari DPP
Cari Berita

Iklan 970x90px

Bacabup Arifudin Belum Berani Klaim PKB, Sebelum Pegang SK Dari DPP

Sunday, July 12, 2020

Foto Bakal Calon Bupati (Bacabup) Dompu Arifudin, SH
Dompu, Info Bima - Dikonfirmasi belum lama ini, pasangan Bakal Calon Bupati (Bacabup) Dompu Arifudin, SH mengaku belum berani mengklaim diri bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berada ditangannya sebelum memegang SK dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Sampai hari ini saya belum klaim bahwa PKB berada ditangan kita, karena baru berani saya klaim apabila saya benar-benar memegang SK biar tidak salah kaprah, jadi artinya saya tidak boleh mengatakan sesuatu hal tanpa ada bukti yang kuat" pungkasnya.

Dipertanyakan, andaikan PKB  keluarkan rekomendasi untuk pasangan yang lain, partai mana yang akan dipikir lagi?.
"Insya allah mungkin masih ada beberapa Partai, yang pasti banyaklah partai yang kami dekati tapi itu semua masih butuh proses, seperti yang saya katakan tadi, belum berani saya katakan sebelum kita memegang SK nya, karna kita belum punya dasar yang kuat, tanpa ada dasar yang kuat, tanpa ada bukti otentik yang kuat saya belum berani mengatakannya. namun yang pasti bahwa salah satu partai sudah jelas mengusung kita" jelasnya.

Arifudin mengutarakan jika dirinya sudah mendekati semua partai yang ada dan bahkan dia mengaku  sudah mendaftarkan diri ke semua partai-partai tersebut, antara lain seperti Demokrat, PPP, PKS, PDIP, Hanura.
"Hampir semua partai lah saya ikut mendaftar dulu. Cuman, memang semua partai ini nanti benar-benar mengusung kita atau tidak, insya allah mungkin dalam waktu dekat ini kita sudah tau persis hasilnya" kata dia.

Banyak informasi yang beredar bahwa DPP akan mengusung pasangan Arifudin yang diyakini bisa mendapat SK pengusung dari PKB?

"Mudah-mudahan seperti itu adanya, tapi saya belum berani mangatakan bahwa, artinya sebelum saya memegang PKB ini sepenuhnya. Seperti saya katakan tadi, tanpa ada bukti yang kuat saya belum berani mengatakan, karena memang dalam berpolitik wajar-wajar saja untuk mengklaim, siapapun bisa saja mengatakan bahwa partai ini mendukung si A dan si B tapi itu semua perlu adanya bukti rekomendasi ataupun SK, kalaupu hanya berupa rekomendasi, sewaktu-waktu itu bisa berubah bukan jaminan, minimal kita harus pegang SK" ungkapnya.(IB.Din)