Camat Asakota, Suryadin Tunggu Hasil Dari BKPSDM, PNS Malas Kantor Akan Dipecat.
Cari Berita

Iklan 970x90px

Camat Asakota, Suryadin Tunggu Hasil Dari BKPSDM, PNS Malas Kantor Akan Dipecat.

Friday, August 14, 2020

Foto : Camat Asakota Suryadin, SH.

Kota Bima, Media Info Bima Online - Camat Asakota, Suryadin SH. memastikan akan memecat oknum PNS inisial TS yang tidak masuk Kantor dan sebelumnya menjabat sebagai Kasi (Kepala Seksi) Pemerintahan menjadi Staf Biasa. Sampai saat ini, telah terhitung sekitar dua bulan TS belum pernh masuk Kantor, semenjak diturunkan jabatanya dari Kasi menjadi Staf biasa. Jum'at, (14/08/2020).

Diungkapkan, saat ini pihak Kecamatan Asakota sedang menunggu hasil atau keputusan BKPSDM. Dan telah memerintahkan Lurah Kolo untuk melaporkan hal tersebut ke BKPSDM Kota Bima. 

“Saat ini saya sedang menunggu hasil dari keputusan BKPSDM terkait TS selaku juga saudara kandung dari Bupati Bima yang malas ngantor tersebut, dan sampai sekarang saya belum mengetahui statusnya. 

Apakah dia masih aktif sebagai PNS atau sudah merasa jenuh dengan menjabat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk itu ketika tidak adanya keputusan yang jelas saya akan kembali secara resmi melaporkan ulang oknum PNS berinisial TS yang status menjabat di Kantor Lurah Kolo ini, tapi saya sudah perintahkan Lurah untuk buat laporan sekaligus yang melapor ke BKPSDM,” tegas suryadin.

Lanjut Suryadin yang sebelumnya pernah menjabat Lurah Tanjung menjelaskan, untuk masalah ini, pihaknya berjanji akan langsung menghadap Kepala BKPSDM Kota Bima. 

Untuk memberikan laporan secara resmi atas tindakan melanggar ketentuan pasal 3 ayat 11 dan perlu dijatuhkan hukuman disiplin tingkat berat. Sebagai mana diatur dalam pasal 10 angka 9 huruf d PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.


“Saya akan menghadap langsung ke Kepala BKPSDM untuk melaporkan secara resmi oknum PNS ini. Kami harap, oknum ini diproses dan disanksi sesuai dengan aturan kepegawaian saat ini. 

Dan semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi ASN lainnya untuk tidak main-main dengan aturan yang ada,” tutupnya. (Usman).