Kembali, Polsek Pekat Bekuk Komplotan Pelaku 3C dan Amankan Senpi Rakitan
Cari Berita

Iklan 970x90px

Kembali, Polsek Pekat Bekuk Komplotan Pelaku 3C dan Amankan Senpi Rakitan

Sunday, August 9, 2020

Seorang Komplotan Pencurian Sepeda Motor Kembali Diringkus Timsus Polsek Pekat
Dompu, Info Bima - Jajaran Polsek Pekat di bawah pimpinan IPDA Muh. Sofyan Hidayat, S. Sos, kembali berhasil bekuk komplotan  pelaku 3C yakni Curas, Curat dan Curanmor pada minggu (9/8/20).

Penangkapan pelaku ini atas hasil pengembangan dari penangkapan 4 orang komplotan pelaku pencurian yang dibekuk polisi pada hari Jumat kemari dengan inisial MSL, SHL, SA dan JM.

Dari hasil pengembangan tersebut, kini Timsus Polsek Pekat Membekuk seorang pria berinisial MST (27) warga Dusun Punia, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Pekat, dia merupakan anggota dari komplotan pencuri tersebut, yang dibekuk polisi di wilayah pegunungan So Doro Lede, Desa Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, Minggu pagi, sekira pukul 05.30 Wita.

Dari penggeledahan dulakukan atas pelaku, tim khusus (Timsus) Polsek Pekat berhasil temukan sebilah belati yang disimpan pelaku disekitar pinggangnya, tidak hanya itu, polisi juga menemukan sepucuk  senjata api rakitan (Senpi) milik pelaku yang disimpan disekitar gubuk, dan sepucuk senpi rakitan laras panjang dengan satu butir peluru aktif.

Dalam penangkapan pelaku, Polisi harus menempuh perjalanan sekitar 4 kilo meter untuk mencapai tempat persembunyian pelaku. Mengetahui kedatanga polisi pelaku sempat mencoba ingin melarikan diri saat bersembunyi di sebuah gubuk, namun dengan kesigapan Timsus, upaya melarikan diri pelaku gagal dan pelaku digelandang polisi tanpa ada perlawanan.

Penangkapan ini dibenarkan oleh Kapolsek Pekat IPDA Muh. Sofian Hidayat, S.Sos, melalui Paur Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah, ia menuturkan bahwa pelaku kini diamankan di Polsek Pekat beserta barang bukti setelah berhasil bekuk pada hari minggu pukul 07.00 Wita.

"Saat pemeriksaan dilakukan, MST mengaku dihadapan polisi bahwa memang benar dirinya terlibat dalam aksi kejahatan tersebut. Namun aksi tersebut tidak dilakukan sendiri melainkan bersama dengan anggota komplotannya," ungkap Hujaifah.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, polisi masih harus mengejar pelaku lain yang masih tersisa satu orang lagi yang merupakan anggota komplotan ini yakni inisial RSM alias PNY yang bersangkutan juga merupakan residivis bahkan sering melakukan aksi kejahatan di luar daerah.(IB.Din)