13 Orang Nakes Covid yang Hendak Mengambil SK Dimintai Pungutan 100 Ribu
Cari Berita

Iklan 970x90px

13 Orang Nakes Covid yang Hendak Mengambil SK Dimintai Pungutan 100 Ribu

Wednesday, September 2, 2020

13 Orang Nakes Menunggu Pembagian SK Bupati yang Dijanjikan untuk Diberikan  Sebagai Nakes yang Menjadi Garda Terdepan Menangani Pasien Terpapar Covid-19 yang Diisolasi di Gedung Terpijar Selaparang.

Dompu, Info Bima - Belasan orang Tenaga Kesehatan Penanganan Covid-19 yang berkerja di Puskesmas Dompu Barat mendatangi Kantor Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Dompu, pada Rabu (2/9/20). Kehadiran mereka guna mengambil Surat Keputusan (SK) Bupati yang pernah dijanjikan untuk mereka para Nakes yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Pasien Covid-19 dirawat di Gedung Terpijar (Sanggilo) Selaparang.

Para Nakes ini sebelumnya memang telah menerima SK yang dimaksud, namun yang mereka terima baru berupa SK copy-an saja. Tetapi setelah hari ini mereka hendak mengambil SK yang asli di Dinas Kesehatan (Dikes) para Nakes ini malah dimintai pungutan 100 ribu perorang oleh salah satu staf di Bidang Sumberdaya Kesehatan Dikes Kabupaten Dompu.

"Katanya uang ini untuk keikhlasan saja, dia minta sama kita 100 ribu untuk satu orang. Ok lah, saat itu kita langsung rembung bersama dan menyepakati untuk bisa dikurangi 50 ribu saja. Tetapi setelah kita kembali dan mencoba menawarkan uang lima puluh ribu, malah kita diomelin. Menggunakan bahasa daerah, "ngomi doho ake ncau ma kangango weki, lenga dohomu makalai ka wati wara ma kangango weki rau, keberatan kone ba piti saratu, ba nonto piti saratu ede ampa kone aka media" artinya. kalian ini saja yang selalu bikin ribut, teman kalian yang lain saja tidak ada yang ribut, keberatan saja masalah uang seratus, cuma uang seratus ini sampai diangkat ke media" kata Andi, salah satu Nakes yang mendatangi Dikes.
Kabid SDK Abubakar Husain, AMG

Kepala Bidang Sumberdaya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Abubakar Husain, AMG yang dimintai tanggapannya terkait penarikan pungutan 100 ribu yang dilakukan bawahannya menjelaskan. Ia mengaku tidak mengetahui tentang rencana pungutan terjadi, informasi tentang pungutan itu baru diketahuinya setelah didatangi sejumlah wartawan yang mempertanyakan. Namun jika hal demikian benar terjadi maka dirinya akan memberikan tindakan tegas untuk bawahannya itu dan meminta untuk mengembalikan uang yang mereka pernah minta kepada para Nakes.

" Mungkin nanti saya akan tindaklanjuti dengan memanggil anak buah saya dan memintai klarifikasi. Kalau memang tidak sesuai dengan prosedur yang ada kita suruh kembalikan" pungkasnya.

Terkait dengan SK asli yang diminta oleh para Nakes ini, Kabid SDK Abubakar Husain, AMG mengaku akan segera membagikan SK tersebut, dan bahkan hari itu juga dirinya akan diberikan SK jika para Nakes itu menemui dirinya.

"In syaa Allah kalau mereka datang hari ini kita akan berikan SK-nya" katanya.(IB.Din)