Mendapat Tindakan Kekerasan Dari Mantan Suami, Seorang IRT Dompu Laporkan ke Polisi
Cari Berita

Iklan 970x90px

Mendapat Tindakan Kekerasan Dari Mantan Suami, Seorang IRT Dompu Laporkan ke Polisi

Friday, September 11, 2020

 

SH 39 Tahun Mengaku Dianiaya Mantan Suami dan Melaporkan ke Polisi

Dompu Info Bima - Seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial SH 39 tahun, asal Desa Sawe, Kecamatan Hu,u, Kabupaten Dompu NTB, melaporkan ke Polisi atas tindakan penganiayaan yang dilakukan mantan suaminya berinisial N 42 tahun alamat Desa Simpasai, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.


Belum tau apa motifnya, namun Penganiayaan itu terjadi menurut pengakuan orang tua korban R yang dikonfirmasi via handphone mengatakan. Peristiwa itu berawal dari aksi pencurian yang terjadi dilakukan pelaku pada malam Kamis (10/9) pukul 21.16 wita, korban ketika itu sedang berjualan, tepatnya di jalan lintas Lakey Desa Sawe, Kecamatan Hu,u, tiba-tiba datang para pelaku yang merupakan mantan suaminya ini bersama tiga orang rekannya menggunakan mobil dan memakai kostum ninja, mereka berpura-pura membeli rokok dengan uang pecahan 100 ribu, namun saat itu korban tidak mempunyai kembalian, sehingga pelaku kembali mendekati mobilnya yang diikuti oleh korban. Namun ketika korban mendekati mobil tersebut tiba-tiba korban didorong pelaku untuk masuk ke mobil dan disekap mulutnya, cerita R (orang tua korban).


"SH (korban, red) disekap dan dipukul sepanjang jalan hingga dia tidak berdaya untuk berteriak karena mulutnya ditutup pelaku menggunakan tangan dan dipukul oleh empat orang yang ada didalam mobil itu" ungkap R.


Lanjut cerita R. Sampai di Cabang Cakre tepatnya di Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, korban dipaksa turun oleh para pelaku. Ketika itu korban langsung teriak minta tolong, wargapu berbondong datang karena mendengar teriakkan korban. Keluarga korban yang dihubungipun langsung datang  menemui korban dan mereka segera melaporkan kejadian itu ke Polres Dompu. Usai memberikan keterangan laporan di Polres Dompu korban yang didampingi pihak keluarga langsung munuju RSUD Dompu untuk dilakukan visum.


Kapolres Dompu melalui Kasat Reskrim Iptu Ivan Roland Cristofel, S.T.K yang di hubungi via Washapp pada Jumat (11/9/20) membenarkan adanya laporan tersebut. "Laporannya sudah masuk ke polres, untuk pelaku masih dalam pencarian tim Puma" pungkasnya singkat.(IB.Din)