Walikota Bima Buka Gelaran Dialog Tematik Program Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat.
Cari Berita

Iklan 970x90px

Walikota Bima Buka Gelaran Dialog Tematik Program Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat.

Tuesday, September 15, 2020

 

Foto : Walikota H.Muhammad Lutfi, SE.


Kota Bima, Media Info Bima Online - Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, secara resmi membuka kegiatan Dialog Tematik program keserasian Sosial Berbasis Masyarakat Kelurahan Matakando di Aula Pondok Pesantren Darul Hikmah pada Selasa, (15/09/2020)


Kegiatan dialog tematik ini dilaksanakan dalam rangka menyatukan pikiran dan pendapat serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas di tengah kehidupan bermasyarakat. Acara ini digagas oleh Forum Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat Kelurahan Matakando. 


Kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat Pemerintahan Kota Bima sebagai narasumber yakni Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesos Drs H Supratman MAP, Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs H Gawis, Kadis Sosial Drs H Muhidin MM, Kabag Kesra Setda Kota Bima, Camat Mpunda, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.


Ketua FKSBM Matakando Ahmadm  kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan nilai gotong royong, persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat Kelurahan Matakando dan dimaksudkan untuk  mengajak semua elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan serta kenyamanan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.


"Kami ingin mengajak semua masyarakat untuk menghindari tindak kriminal serta menjauhi segala kegiatan yang tidak positif yang bisa memecah belah persatuan," ajaknya.


Selain itu kata Ahmad, anak muda sebagaig bangsa harus bisa berkarya dan menciptakan kegiatan positif, sehingga ke depannya mampu membangun Kelurahan Matakando ke arah yang jauh lebih baik. Para pemuda juga diminta tidak ikut terlibat dalam jaringan peredaran narkoba, jaringan radikalisme serta jaringan keras lain yang bisa memecah persatuan.


Adapun dana yang dipergunakan sebanyak 150 juta dengan rincian Tematik I dan Tematik II yakni pembangunan Tugu Keserasian Sosial Rp 50 juta dan pembangunan fisik (Lapangan Futsal) Rp 100 juta. Sementara itu, peserta kegiatan terdiri dari 100 orang yang terdiri dari Ketua LPM, Ketua RT/RW, TKSK/Pekerja dan fasilitator sosial, dan perwakilan semua elemen masyarakat.


Kadis Sosial Drs H Muhidin MM dalam pengantarnya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu bagian dari program keserasian sosial dan diharapkan dapat menciptakan kegiatan positif bersama masyarakat, terutama kalangan muda.


"Program Keserasian Sosial merupakan salah satu program Kementerian Sosial RI dalam penanganan masalah konflik sosial. Bentuk kegiatan keserasian sosial berupa kegiatan fisik maupun non fisik dengan melibatkan unsur masyarakat dan inilah yang dilaksanakan di kelurahan Matakando", ujar H Muhidin.


Kegiatan non fisik yang dilakukan adalah dengan melakukan dialog/pertemuan tingkat kelurahan dalam rangka mencari upaya penyelesaian terhadap potensikonflik yang ada dengan melibatkan berbagai elemen kelurahan seperti Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Aparatur Kelurahan. Sedangkan untuk kegiatan fisik forum keserasian sosial memotori tersedianya fasilitas umum kebutuhan masyarakat salah satunya sarana olahraga dengan mewajibkan masyarakat untuk bergotong royong dalam pembangunannya.


Wali Kota Bima dalam arahannya menyampaikan apresiasinya kepada FKSB kelurahan Matakando yang telah berhasil menggelar kegiatan ini. Diharapkannyak Pemerintah Kelurahan, Babinsa, Babinkantibmas untuk segera berkoordinasi jika ada berbagai macam kegiatan yang menyangkut tentang keamanan dan ketertiban di wilayah setempat.


"Pemerintah daerah juga diharapkan bisa mengalokasikannya untuk melaksanakan program pemberdayaan seperti keserasian sosial dimaksud", ujar Wali Kota. 


Diakhir sambutannya Wali Kota Bima berharap dengan adanya program Keserasian Sosial dari Kementrian Sosial di Kelurahan Matakando, bisa menanggulangi potensi konflik yang ada. Dijelaskannya pula beberapa program yang disampaikan yaitu pada tahun 2020 ada 2 (dua) ponpes yang dibantu pembangunannya yaitu ponpes darul hikmah soncolela dan ponpes di kelurahan Ntobo. Sementara itu, pada tahun 2021 akan diberikan bantuan untuk 4 ponpes lagi.(Usman).