Gubernur Kalteng Studi Banding Penanganan Ternak Sapi di Dompu
Cari Berita

Iklan 970x90px

Gubernur Kalteng Studi Banding Penanganan Ternak Sapi di Dompu

Tuesday, October 27, 2020

 


Kelompok Tani Ternak "Kalampa Sama", Kandai Satu Dompu, Dapat Kunjungan Kerja Dari PLT Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail Yahya (Kanan)

Dompu, Infobima.com - Kelompok Tani Ternak Sapi "Kalampa Sama" yang berlokasi di area Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Senin (27/10/20), mendapat Kunjungan Kerja (Kunker) dari Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail bin Yahya (kanan) bersama rombongan.


Didampingi Forkopimda Dompu, Gubernur Kalteng tersebut meninjau langsung tempat penampungan sementara peternakan sapi dari Kelompok Tani Ternak Kalampa Sama di Kelurahan Kandai Satu.


Hadir pula ditempat itu Sekda Dompu Drs. H. Muhibuddin, M.Si, Anggota Komisi II DPRD Dompu Ir. Muttaku, Wakapolres Dompu Kompol I Nyoman Adi Kurniawan, SH, dan sejumlah pejabat lainnya.


Mengapa kelompok tani ternak Kalampa Sama yang ada di Kabupaten Dompu yang dikunjungi Gubernur Kalteng? Karena kelompok tani ternak sapi Kalampa Sama ini dinilai sukses mengembangkan ternak sapinya hanya dengan mengandalkan sistem pemeliharaan secara tradisional saja dilakukan.


Seperti yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Dompu Drs. H. Muhiddin, M.Si, bahwa ternak-ternak sapi dari Kelompok Tani Kalampa Sama ini sebelumnya dilepas di Doroncanga, Kecamatan Pekat, (Padang Pengembalaan Raya) dengan lahan seluas 2.000 lebih hektar.


"Kalau pada musim hujan, ternaknya akan dilepas ke Padang Pengembalaan, tapi kalau pada musim kemarau seperti ini ternaknya akan dibawa pulang. Karena disaat musim kemarau sangat susah sekali kehijauan pakan ternaknya" Pungkasnya.

Foto Bersama Gubernur dan Kelompok Tani Ternak Kalampa Sama


Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Ternak pak Buyu menceritakan awal didirikannya Kelompok Tani Ternak ini hingga menjadi sukses seperti sekarang. Kelompok ini didirikan pada tanggal 10 April 2011 dengan jumlah anggota 25 orang. Pada Bulan Desember 2011 mereka mendapatkan bantuan Anggara Dana sebesar Rp. 250 juta dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi melalui Program " Penyelamatan Sapi Betina Produktif (PSPB), yang merupakan bagian dari program Bumi Sejuta Sapi dari Pemerintah Pusat.


" Dari sekian Anggara tersebut, kita alokasikan untuk pembelian ternak sapi betina produktif dan masing-masing dua ekor untuk anggota kelompok yang ada" katanya.


Selama lebih kurang delapan tahun pemeliharaan sapi tersebut dengan melepas di area pelepasan Ternak di Doro Mboha, Kecamatan Pekat, kini sapi tersebut telah berkembang. Dari masing-masing dua ekor perorang, kini anggota kelompok masing-masing sudah memiliki sapi delapan Samapi sepuluh ekor perorang.(Din)