Masyarakat Desa Bara Blokir Jalan, Minta KPH Bebaskan Warga Ditahan
Cari Berita

Iklan 970x90px

Masyarakat Desa Bara Blokir Jalan, Minta KPH Bebaskan Warga Ditahan

Friday, October 23, 2020

 


Warga Desa Bara, Kecamatan Woja Minta Pihak KPH Bebaskan Warga Yang Ditahan Saat Melakukan Pembabatan di Kawasan So Ncando Desa Raba Baka.


Dompu, Infobima.com - Masyarakat Desa Bara, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB, Jumat (23/10/20) sore, melakukan pemblokiran jalan pada jalan Negara, Lintas Sumbawa, tepatnya depan Gudang Pupuk (Tolo Bara).


Pemblokiran jalan terjadi akibat salah seorang warga Desa Bara bernama Sahrul 40 tahun ditangkap pihak Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) di area Kawasan So Ncando, Desa Raba Baka ketika ia sedang melakukan pembabatan pada area kawasan tersebut.


Warga mengetahui kejadian itu, lantas tidak terima hingga mereka melakukan aksi pemblokiran jala sebagai bentuk kekecewaan.


Warga bertekad tidak akan membuka pemblokiran ini sebelum pihak KPH membebaskan warganya yang ditahan.


Tindakan ini menurut salah seorang warga Bara bernama Hikmah 39 tahun yang dikonfirmasi mengungkapkan. "Ini sebagai bentuk kekecewaan kami. Pemblokiran ini tidak akan kami buka sebelum warga kami dilepas pihak KPH" Pungkasnya.


Menurut Hikmah, usai dilakukan penangkapan terhadap saudara Sahrul kemudian pihak KPH langsung menggiring yang bersangkuta ke Mataram. Sikap itu yang membuat warga kecewa sihingga sampai melakukan aksi blokir jalan.


"Informasi yang kami ketahui, bahwa yang bersangkutan langsung di bawah ke Mataram" Katanya.(Din)