Nasabah PD. BPR NTB Desa Rasa Bou, Keluhkan Tabungan Simpanan Tidak Dibayarkan
Cari Berita

Iklan 970x90px

Nasabah PD. BPR NTB Desa Rasa Bou, Keluhkan Tabungan Simpanan Tidak Dibayarkan

Monday, October 26, 2020

 

Inilah Para Nasabah Bank BPR di Desa Rasa Bou. Mereka Sesalkan Pihak Bank BPR Tidak Memberikan Uang Tabungan Mereka Padahal Mereka Sudah Selesai Melakukan Pembayaran


Dompu, Infobima.com - Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) NTB yang beroperasi di Desa Rasa Bou, Kecamatan Hu,u, Kabupaten Dompu NTB. Kini mendapat keluhan dari para Nasabah. Pasalnya, uang tabungan simpanan para nasabah yang telah selesai melakukan pembayaran tidak kunjung dikasih, meskipun mereka sudah berkali-kali meminta.


Sikap ini membuat para nasabah kesal dan mereka bahkan berniat ingin melaporkan persoalan ini kepada pihak kepolisian.

"Kita ini kan sudah selesai melakukan pembayaran, pas kita mau minta uang tabungan kita, alasannya uang itu sudah ditarik oleh sistim" ungkap salah seorang nasabah yang dikonfirmasi media ini pada hari senin (26/10/20).


Lanjut seorang nasabah, kalaupun demikian uang itu sudah ditarik oleh sistem yang ada, tentunya yang diharapkan oleh para nasabah, ada koordinasi lebih awal dari pihak Bank BPR terkait perubahan sistim yang dilakukan. Dan sistem yang digunakan itu, ditanyakan, sistim yang bagaimana sampai pihak Bank BPR bisa meraup banyak uang tabungan para nasabah yang ada.


Terdapat tujuh orang nasabah yang mengadukan persoalan ini, mereka  berkerja pada salah satu Kantor di wilayah Kecamatan Pajo sebagai tenaga honorer. Mereka meminjam uang di Bank BPR secara kolektif sejak tahun 2018 lalu, dan pembayaran mereka-pu melalui bendahara di kantor tersebut.


Ditempat yang sama Ibu Tuti, selaku bendahara yang dipercayai untuk melakukan pembayaran Iyuran para sasabah yang juga pegawai honorer di kantor itu membenarkan, jika ia telah selesai membayar pinjaman dari Bank BPR untuk pinjaman para pegawainya itu. 


"Pembayaran kita sudah lunas semua, cuma teman-teman ini mendesak saya untuk menanyakan uang tabungan itu. Tapi uang itu katanya sudah dialihkan untuk sistim aplikasi baru. Dari sistem lama diganti sistim yang baru" katanya.

Sementara pihak Bank BPR yang coba dikonfirmasi media ini lewat via WhatsApp dengan pak Agus pada Senin 26/10 pukul 15.48. Dia mengarahkan agar bertemu saja dengan pimpinan di Kantor. Namun setelah wartawan ini menanyakan nomor HP Pimpinan BPR dia mengatakan " Biar lebih jelas informasinya ke Kantor saja" katanya.(Din)