Tak Mau Lagi di PHP, SYAFA'AD Kecamatan Sape Tumpa Ruah di Jalan Raya.
Cari Berita

Iklan 970x90px

Tak Mau Lagi di PHP, SYAFA'AD Kecamatan Sape Tumpa Ruah di Jalan Raya.

Sunday, October 25, 2020

Bima, Media Info Bima Online - Peturan kedua Jadwal Kampanye dan Blusukan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Drs. H. Syafruddin HM. Nur, M.Pd.MM -Ady Mahyudi, SE pasangan (SYAFA'AD) di Wilayah Kecamatan Sape, Minggu, (25/10/2020) sesuai dengan Rute Dan protokol Kesehatan.



Pada saat dilakukan wawancara oleh awak media ini, masyarakat Kecamayan Sape tersebut, mengatakan bahwa kami sudah merasa bosa dan janji-janji Palsu selama kurung waktu 5 tahun ini, intinya kami tak ingin lagi di PHP.


Kami masyarakat, tentunya tak mau di PHP lagi. Bahwa janji itu adalah Do’a, harus ditepati, untuk apa di lanjutkan kalau tidak ada ditempatinya.


Alasan kami mendukung paslon SYAFA'AD saat ini, kami sangat menginginkan sebuah perubahan dan harus di Ganti Bupati Bima, dari Perempuan ke-Laki-laki, karena kami melihat bahwa Syafru-Ady pasangan (SYAFA'AD) Putra Asli Kabupaten Bima, oleh karena itu, memang janji itu sangat membosankan apalagi tidak ditepati. 


Lanjutnya kami sangat membutuhkan pemimpin yang tak mengumbar janji palsu dan harapan palsu, bahwa banyak generasi muda yang paham akan suatu pergerakan kesejahteraan rakyat, wajib hukumnya pemimpin itu untuk memberikan pencerahan dan contoh yang baik kepada masyarakat yang dipimpinnya  sebagai amanat rakyat.


Ditambahkannya, Jargon perubahan bukanlah semboyang kosong karena perubahan itu adalah suatu keniscayaan yang harus kita perjuangkan demi sesama masyarakat yang ada di Kabupaten Bima. 


Dimata kami para Warga Sape, Kepemimpinan hari ini tidak pro kepada masyarakat Kabupaten Bima, sehingga kami akan melakukan secara masif dan total berjuang melawan kezoliman terhadap rakyat apalagi kami sekarang punya benteng yang kuat di Sape ini, Tentunya jiwa kami semakin kuat untuk semangat dan kami semakin menggelora, Sesungguhnya kami tidak lagi percaya terhadap janji-janji Palsu lima tahun belakangan ini, (TIM IB).