Massa Pendukung Tak Terbendung Saat Blusukan dan Tatap Muka Paslon SYAFA'AD di Woha.
Cari Berita

Iklan 970x90px

Massa Pendukung Tak Terbendung Saat Blusukan dan Tatap Muka Paslon SYAFA'AD di Woha.

Friday, November 20, 2020

Bima, Media Info Bima Online - Massa pendukung dan simpatisan tak terbendung saat acara agenda Blusukan dan Tatap Muka Paslon nomor urut Dua (2) (SYAFA'AD) di Desa Samili, Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Kamis, (19/11/2020).


Massa pendukung dan simpatisan berdatangan dari penjuru Desa Se-Kecamatan Woha untuk bertemu langsung dengan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Bima, Drs. H. Syafrudin H. M.Nur,M. Pd, dan Ady Mahyudi, SE, Paslon (SYAFA'AD, sudah melakukan Blusukan dan Tatap Muka di 18 Kecamatan, hari ini adalah terakhir untuk Kecamatan Woha, di lima (5) Desa terdiri dari Desa Penapali, Desa Dadibou, Desa Kalampa, Desa Risa, dan Desa Samili.


Aji Syafru, mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Kecamatan Woha, lebih khususnya di lima (5) Desa yakni Desa Penapali, Dadibou, Risa, Kalampa, dan Samili Kecamatan Woha.


Lanjut Aji Syafru juga Menyampaikan Visi-Misinya, Visi adalah Terwujudnya Bima Makmur, Menuju Bima yang Maju, Aman, Kreatif, Mandiri, Unggul, dan Religius, sedangkan untuk Misi, adala Mewujudkan Reformasi Birokrasi yang Berorientasi Hasil, Memantapkan Pembangunan Infrastruktur Dasar, Membangun Sumber Daya Manusia yang Sehat Unggul dan Mandiri, dan lain-lainnya.


Termasuk Pendidikan, Ekonomi, Pertanian, Kesehatan, Infrastruktur, untuk mengejar ketertinggalan dalam berbagai bidang menuju Kabupaten Bima ke arah yang lebih baik.



Jika SYAFA'AD terpilih, nantinya akan memprioritaskan peningkatan nilai pendapatan rata-rata masyarakat petani dengan tersedianya sarana dan prasarana kebutuhan pertanian masyarakat seiring dengan sistim tehnologi pertanian yang modern.



Untuk itu, Aji Syafru mengajak warga bekerja sama untuk membangun daerah Kabupaten Bima kedepanya, dengan cara mencoblos pada gambar kertas suara di TPS paslon nomor urut Dua (2) SYAFA'AD ditanggal 9 Desember 2020 nanti” ujar Aji Syafru.

Calon Wakil Bupati Bima, Ady Mahyudi, SE. Mengatakan, akan meningkatkan sumber daya masyarakat untuk menggali dan mengolah sumber daya alam untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan mutu pendidikan yang berdaya saing, berkeadilan dengan berlandaskan Agama dan budaya Bima.


Melalui peningkatan kwalitas pendidikan nantinya, perubahan karakter masyarakat akan lebih baik terutama dalam mengentaskan kemiskinan, ”ujarnya.


Massa yang hadir langsung mengamininya dengan seruan jargon Perubahan, berjuang menang !! seraya bergoyang diiringi lagu SYAFA'AD.



Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima, Mustakim kembali melantangkan suaranya, dengan fenomenal yang terjadi dipilkada saat ini. Bayangkan saja banyak Program Pemerintah Pusat banyak disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab demi meraih hasrat Politiknya. 


Betapa tidak kata duta Partai Nasdem, saat kampanye Syafru-Ady, Kamis, 19 November 2020 di Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima, berbagai muslihat ibarat tipu-tipu, dimainkan dan dimanfaatkan, guna memuluskan hasrat memenangkan kontestasi Pilkada.


Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai, (BLT) yang sudah jelas-jelas merupakan program pemerintah pusat yang bersifat nasional, dijadikan alat propaganda murahan pengklaiman, sebagai program hasil kerja sendiri.


"Tipu-tipu PKH dan BLT saat Pilkada adalah kejahatan politik yang masif dan pasti menipu publik,"ujarnya lantang ditengah kerumunan massa pendukung Syafru-Ady yang memadati lapangan Desa Samili Woha


Mustakim mengatakan,  Program PKH, dan BLT merupakan Program yang disalurkan langsung oleh pemerintah pusat, dan tidak bisa dibatalkan oleh pemerintah Provinsi maupun pemerintah Daerah. 


"Intinya PKH dan BLT itu hak warga yang di berikan Pemerintah Jokowi, guna meringankan beban keluarga dalam menyekolahkan putera dan putrinya. Sifatnya program nasional itu diterima warga Indonesia dan tidak bisa dibatalkan Pemerintah Daerah pada penerima manfaatnya," katanya.

Mustakim tegaskan,  masyarakat Kabupaten Bima jangan mau ditipu-tipu dengan kepentingan Politik paslon tertentu.


"Jangan lagi tipu-tipu warga dengan cara-cara muslihat seperti itu. Masyarakat sudah cerdas dan tidak gampang ditipu," tegasnya Tim koalisi Paslon Syafru-Ady ini.


Mustakim, malah mengajak seluruh pemilih di Kabupaten Bima, agar cerdas menentukan pilihan pada 9 Desember mendatang. Tentu pilihan yang tepat, mencoblos paslon nomor urut 2 Syafru-Ady. 


Sebabnya dengan memilih Syafru-Ady, perubahan Dana Mbojo dapat segera terwujud, termasuk akan mengusulkan tambahan lebih banyak lagi para keluarga, mendapatkan PKH. 


"Jika Syafru-Ady menang, keluarga penerima manfaat PKH akan diusulkan lebih banyak lagi di pemerintah pusat,"ujarnya.



Acara berlangsung sukses, aman terkendali dikawal oleh aparat TNI-POLRI dan di awasi oleh Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Woha Kecamatan Woha Kabupaten Bima. (Usman).