Penutupan Workhop Instruktur (WI) dan Latihan Khusus Kohati, LK Tingkat Nasional dan dialog publik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima.
Cari Berita

Iklan 970x90px

Penutupan Workhop Instruktur (WI) dan Latihan Khusus Kohati, LK Tingkat Nasional dan dialog publik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima.

Saturday, November 7, 2020


Bima, Media Info Bima Online - Jum'at, (06/11/2020) sekitar pukul, 19:00 Wita bertempat di Aula Kantor BLK Kabupaten Bima telah berlangsung kegiatan Penutupan WORKSHOP INSTRUKTUR (WI) dan LATIHAN KHUSUS KOHATI ( LKK) Tingkat Nasional dan dialog publik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang BIMA. Dengan Tema: pelaksanaan pilkada serentak ditengah pandemi Covid-19". 



Turut hadir dalam kegiatan : tersebu yakni Ketua DPRD Mataram Sekaligus Ketua HMI Prov. NTB H. DIDI SUMARDI, SH. Walikota Bima yang di Wakili oleh Asisten III Pemkot Bima Drs. SUKRI, M.Si, Kapolres Bima Kota AKBP HARYO TEJO WICAKSONO, S.I.K, SH, Perwakilan Dandim 1608 Bima Kapten SYAHRUDIN, Ketua HMI Cabang Bima SUKRIN MUKHTAR, Ketua KAHMI Kota MUHAMMAD NASIR, M. Pd, Ketua KAHMI Kabupaten Bima H. SUPRATMAN AS, M.Si, Ketua KPU Kab Bima IMRAN, Ketua Bawaslu Kabupaten Bima ABDULLAH, Kader HMI dan KAHMI yang hadir sekitar 50 orang. 

Dalam Rangkaian Kegiatan.


Pembukaan dengan mengucap Basmallah, Pembacaan Kalam Ilahi oleh Sdri. EVA VADILLAH, Menyanyikan lagu wajib indonesia raya dan Himne HMI dan Mars KOHATI yang dipandu HANIFA.


Ketua Panitia dalam laporannya, HAIRIL AZHARI, Mengatakan bahwa dalam kegiatan Workshop instruktur (WI) dan latihan khusus khohati (LKK) terdiri dari peserta pelatihan HMI Cabang  Bima, Cabang Sukabumi, Mandailing Natal, Bulukumba, Dompu, Bangkalan, dan HMI Donggala. 



Adapun sumber Anggaran/Dana yang di dapatkan berasal suport dari para senior HMI ynag telah memberikan bentuk materi dan masukan dukungan serta Donatur donatur lainya. 


Dalam kegiatan penutupan Workshop instruktur (WI) juga akan dirangkaikan dengan dialog publik pilkada damai ditengah pandemi covid-19 guna tercipta sitkamtibmas, Pembacaan (SK) kelulusan Workshop instruktur dan latihan khusus khohati dan ikrar sumpah disampaikan oleh MUHAIMIN,


Korps Ketua HMI YUNDA SITI RAHMAWATI. dalam Sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah suport kegiatan HMI sampai dengan saat sekarang terselenggara dengan lancar, bagi teman yg telah lulus dan di Resmikan tadi agar dapat bekerja dengan baik dengan membawa HMI kedepan lebih baik, mampu implementasikan ilmu yang didapatkan dan selamat berkiprah untuk menjadi tunas muda agar perempuan  lebih kritis dalam memberikan ide guna sumbangsih kepada masyarakat. 


Lanjutnya Kaderisasi yang berjalan dengan baik dengan latihan kaderisasi lainya dengan bertambahnya kader kader dalam tubuh HMI itu sendiri, Kedua sangat lah penting bagi kami peran ketua HMI bagi kader HMI yang baru muncul kami menginginkan pelatihan lain demi memajukan kader kader baru yang profesional dalam tunbuh HMI khususnya dalam kader KOHATI itu sendiri dengan terbinanya muslimah yang bersinar dan bertanggung jawab ,bukanya hanya bertanggung jawab kepada bangsa dan negara juga bertanggung jawab kepada diri mereka sendiri sehingga dapat berguna bagi warga masyarakat.


Ketua HMI Cabang Bima,. SUKRIN, pertama mengucapkan terimakasih kepada pengurus HMI Cabang Bima, berkat dukungan dari senior kegiatan dapat berjalan dengan sempurna dan berjalan lancar. Pelatihan instruktur akan dijadikan warisan yang baik dikemudian hari, kepada peserta yg sudah di Kukuhkan agar bisa merealisasikan apa yg telah di dapatkan saat pelatihan. Proses pengkaderan harus tetap dilakukan oleh HMI guna kelanjutan generasi selanjutnya demi kelangsungan organisasi HMI. Apa yang telah dilaksanakan pd hari ini semoga menjadi nilai ibadah dan berguna untuk masyarakat secara luas. Kedua Saya menyampaikan bahwa pengkaderan ditubuh HMI demi mewujudkan kader kader yang bersinar dan bisa mengalir seperti air yang bermanfaat bagi warga masyarakat, maka lembaga ini akan menciptakan kader kader dengan ke imanan yang kaya akan kecerdasannya kaya akan sopan santunnya dan kaya dengan kebersihannya, untuk semua kader HMI kami berkomitmen untuk terus melakukan hal ini, Fisi kami adalah menciptakan kader kader yang profesional dan bertanggung jawab.


Ketua DPRD Mataram, dalam sambutannya sekaligus Ketua HMI Prov. NTB H. DIDI SUMARDI, SH, mengatakan dalam kegiatan WI dan LKK HMI Cabang Bima ini dilangsungkan secara nasional dengan peserta dari luar Daerah. Diharapkan peserta yang sudah di Kukuhkan dapat memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara dan lebih Kedepankan dengan masyarakat. Predikat kelulusan yang telah di dapatkan akan membawa kebaikan manfaat yang untuk organisasi dan masyarakat. Apresiasi kepada pengurus HMI cabang bima yang telah sukses dengan menyelenggarakan kegiatan wi dan lkk. Tanggung jawab HMI memiliki visi dan tujuan yaitu:  


Pertama Membina pribadi muslim untuk mencapai akhlaqul karimah. Kedua Mengembangkan potensi kreatif, keilmuan, sosial dan budaya. Ketiga Mempelopori pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemaslahatan masa depan ummat manusia. Keempat Memajukan kehidupan umat dalam mengamalkan Dinnul Islam dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Keenam Memperkuat ukhuwah Islamiyah sesama Umat Islam sedunia. Ketujuh Berperan aktif dalam dunia kemahasiswaan, perguruan tinggi dan kepemudaan untuk menopang pembangunan nasional. 



Acara dilanjutkan dialog Publik HMI Cabang Bima dengan tema pilkada damai ditengah pandemi Covid-19. Sebagai narasumber Ketua KPU Kabupaten Bima, Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Syarif Ahmad, M.Si, (Akademisi).


Ketua KPU Kabupaten Bima, Imran, S. Pd, SH Penyampaian, bahwa Pemilihan Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima tahun 2020 tidak terlepas dari Dasar Hukum sebelum pandemi Covid-19 kemudian muncul pandemi Covid-19 bahwa pemilihan Bupati 19 September 2020 di rubah menjadi 09 Desember 2020.


Ada 3 tahapan ditunda yaitu Pelantikan PPS, Rekap pemilih, dan beberapa tahapan. Tahapan tersebu dilanjutkan setelah keluar PKPU terbaru dengan memperhatikan protokol Covid-19. Ada beberapa protokol kesehatan yang harus di penuhi dan dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu yaitu Memakai masker, penyemprotan jaga-jarak, tempat mencuci tangan, hal tersebut merupakan regulasi yang harus diterapkan saat pilkada Kabupaten Bima guna menekan penyebaran Covid-19. Dalam proses peserta pasangan Calon Bupati Bima ada dua jalur untuk mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Bima yaitu jalur perseorangan dengan mengumpulkan dukungan KTP di ajukan ke KPU dan dilakukan verifakasi Faktual dan ada yang ajukan tapi tidak lolos, jalur ke dua yaitu melalui parpol pengusung untuk maju sebagai Calon Bupati Bima. 


Tahapan yang sedang berlangsung saat sekarang yaitu kampanye dan besok akan dilakukan debat publik bertempat di Kantor DPRD Kabupaten Bima dan dalam debat publik tersebut undangan di batasi sebanyak 50 orang dan akan di tayangan secara langsung memalui media online dan dapat disaksikan secara langsung. 


Penyampaian dari Ketua Bawaslu Kabupaten Bima ABDULLAH SH, mengatakan, ditengah pandemi Covid-19 Bawaslu Kabupaten Bima mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk Mahasiswa agar memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan ditengah pelaksanaan pilkada Kabupaten Bima, menjaga keamanan dalam hal ini Polri memiliki peran dalam memberikan keamanan dan merupakan mitra Bawaslu Kabupaten Bima, tantangan pelaksanaan pilkada Kabupaten Bima di tengah pandemi Covid-19 sangat susah dalam menerapkan protokol kesehatan terlebih dalam hal kampanye, karena antusias masyarakat dalam menyambut paslon saat kampanye di tiap desa tidak dapat di batasi. Yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan kampanye yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan yaitu Gugus tugas Covid-19. 



Bawaslu Kabupaten Bima sudah memberikan sangsi kepada Paslon Bupati Bima yang telah melanggar protokol kesehatan untuk tidak melaksanakan kampanye selama 3 hari kedepan namun tidak membatalkan proses sebagai Calon Bupati Bima. 


Dr. Syarif Ahmad selaku Akademisi, dalam penyampaiannya pelaksanaan pilkada ditengah pandemi Covid-19 banyak di kritik oleh masyarakat dikarenakan terlalu memaksakan diri. Namun Pemerintah telah mengeluarkan PKPU terbaru yg berisikan sejumlah aturan baru dalam tiap tahapan dengan mengedepankan Protocol kesehatan.

 

Karakter masyarakat Bima yang sulit di atur menjadi sebuah tantangan pelaksanaan pilkada Kabupaten Bima terutama dalam menerapkan protokol kesehatan sehingga berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh paslon  terutama kampanye tidak dapat dihindari. Penyelenggara pemilu harus benar-benar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan aman dan lancar. Berbagai pro dan kontra mengiringi rencana Pemerintah Pusat untuk tetap menyelenggarakan Pilkada Serentak 9 Desember mendatang di tengah pandemi Covid-19. 



Sebagian pihak menilai, pilkada serentak membuka potensi terjadinya penularan virus yang lebih massif di tengah masyarakat. Karena itu perlu ditunda hingga kondisi pandemi mereda dan memungkinkan dilakukan Pilkada serentak. Namun di sisi lain, pilkada harus dilaksanakan demi mendapatkan pemimpin-pemimpin di daerah yang bisa menangani pandemi dengan maksimal.



Sekitar pukul, 22:30 Wita Serangkaian kegiatan berakhir berjalan lancar dan kondusif yang di lakukan pengamanan tertutup oleh Personil IK Polres Bima Kota.



Diharapkan kepada kegiatan Warkshop Instruktur (WI) dan Latihan Khusus Kohati (LLK) Tingkat Nasional HMI Cabang Bima dengan Tema "Terbinanya Peribadi Muslim Intelektual Dan Trainer Profesional" yang di laksanakan oleh HMI Cabang Bima tersebut sebagai wadah peningkatan dan pengembangan potensi kader HMI dalam wacana dan dinamika keperempuanan di tingkat Internal HMI, KOHATI Khususnya HMI Cabang Bima.



Lanjutnya, masih adanya beberapa tamu undangan yang masih tidak mematuhi Protokol Kesehatan sehingga dikhawatirkan akan dengan mudah terjadinya penyebaran Covid 19.


Personil Sat Intelkam Polres Bima Kota telah melaksanakan Monitoring giat tersebut.


Mudah-mudahan dalam kegiatan pengamanan oleh Personil Polres Bima Kota tetap melaksanakan PAM serta Monitoring setiap kegiatan masyarakat guna lancarnya giat tersebut dan terciptanya situasi yang kondusif di Wilkum Polres Bima Kota. 


Diakhir kegiatan ini, seluruh peserta melakukan Deklarasi Damai, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima, agar bisa berjalan dengan Damai, Aman, dan Lancar pada 9 Desember 2020 nanti. (TIM IB).