PT. Pegadaian Dompu, Bantu 90 Unit Tempat Sampah untuk Wilayah Pariwisata
Cari Berita

Iklan 970x90px

PT. Pegadaian Dompu, Bantu 90 Unit Tempat Sampah untuk Wilayah Pariwisata

Monday, November 9, 2020

Peletakan Tempat Sampah Dilakukan Pimpinan Wilayah Kanwil VII Denpasar Nuril Islamiah di Tempat Wisata Pantai Ria, Desa Riwo


 Dompu, Infobima.com - Program Bina Lingkungan (CSR) PT. Pegadaian (Persero) Dompu menyerahkan bantuan tempat sampah sebanyak 90 unit untuk tiga Desa yang berada di wilayah pariwisata Kabupaten Dompu.


Penyerahan bantuan tempat sampah oleh PT. Pegadaian Persero Dompu diserahkan secara simbolis lewat acara yang digelar di Pantai Ria, Desa Riwo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Senin (9/11/20).


Turut hadir dalam kegiatan itu, Pimpinan Wilayah Kanwil VII Denpasar Nuril Islamiah. Bupati Dompu yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Albuharum, M.Si. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Hairul Insan, SE, MM. Kabag Hukum Setda Dompu, Furkan, SH. Deputi Bisnis PT. Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa I Made Sriada. Kepala Desa Riwo, Kepala Desa Jambu dan Kepala Hu,u, serta Ketua Pokdarwis dan Ketua Dompu Gowes Comunnity.


Masing-masing Desa wilayah kawasan wisata yang mendapatkan bantuan tempat sampah ini adalah, Desa Riwo Kecamatan Woja, Desa Jambu, Kecamatan Pajo dan Desa Hu,u Kecamatan Hu,u.


Dalam kesempatan ini, Pimpinan Wilayah Kanwil VII Denpasar Nuril Islamiah menyampaikan, bahwa PT. Pegadaian ini adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dari sekian perusahaan yang ada, Pegadaian salah satu yang masuk 10 berada sebagai perusahaan menyambung kontribusi buat Negara.

"Tahun ini Pegadaian bisa nyumbang 3 triliun buat Negara" paparnya.


"Kalau Pegadaian itu bisa menyumbangkan dana buat Negara sebanyak 3 triliun, padahal aset negara di pegadaian itu hanya 56 miliar tapi negara meminta ke Pegadaian itu 3 triliun dalam setahun" Jelas pak Nuril.

Penyerahan Tempat Sampah Secara Simbolis


Ini Pegadaian salah satu BUMN yang berkontribusi bagi Negara untuk menyumbangkan keuntungan.

"Kalau tahun kemarin kita nyumbang 1,6 triliun. 1,6 triliun ini deviden saja, tidak termasuk untuk pajak dan sebagainya sehingga menjadi 3 triliun jumlahnya" pungkasnya.


Tidak cuma sumbangsi berbentuk uang saja yang diberikan namun disisi lain juga ada seperti Bank Sampah dan penyediaan tempat sampah ini.


"Malah yang pertama kali bikin bank sampah itu ada di Dompu (Karijawa). Alhamdulillah sekarang sudah berkembang dan tinggal nanti kita akan memperluas lagi. Itu kita bantu, dengan kita menyiapkan motornya, Kantor dan segala macam disitu, dan ini yang pertama kalinya. Begitu juga pemberian tempat sampah ini pertama kalinya juga. Sekarang kita mau bikin contoh juga seperti di Dompu sekarang" imbuhnya.


Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu Khairul Insan, SE, MM mengakui adanya keterlibatan Pegadaian dalam memberikan kontribusinya, dan itu hampir pada semua Iven yang digelar, baik bantuan berupa sepanduk dan sebagainya yang disumbang.


"Bantuan dari PT. Pegadaian itu hampir setiap saat. Terus terang saja, kalau katakan malu memang harus kita katakan malu itu sebenarnya. Tapi itu lah, pegadaian ini tidak kemana-mana tapi pelayanannya selalu ada dimana-mana".


"Betul sekali, saya tidak memuji, tapi memang etensi pegadaian pada setiap permasalahan sosial ditengah masyarakat ini begitu cepat. Kemarin saja ketika pegiat aktivitas, pegiat lingkungan, saat mereka mengeluh keterbatasan dan sasarannya pasti pegadaian. Padahal mereka tidak membawa barang untuk digadaikan tapi mereka mendapatkan bantuan dari pegadaian" cetusnya. 



Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) H. Albu Hairul, M.Si yang mewakili Bupati Dompu yang sempat berhalangan hadiri menuturkan, dirinya menyampaikan ucapan terima kepada PT. Pegadaian Dompu yang selalu eksis membatu di segala bidang, terutama penanganan persampahan dalam membatu program Nasional untuk menuju gerakan Indonesia bebas sampah tahun 2023.  


"Apa yang diberikan Pengadilan ini sangat membantu khususnya Kabupaten Dompu. Dalam program utamanya dulu "Degade" yang hingga sekarang masih berjalan sampai saat ini. Bahkan Bank sampah itu cukup terbantu sekali dengan kondisi kita saat ini" katanya.


Di Kabupaten Dompu sekarang sudah terdaftar Bank Sampah sebanyak 28 Bank Sampah, namun yang sudah berjalan efektif baru 13 Bank Sampah.

"Mohon untuk kedepannya untuk Bank Sampah yang belum terbantu, supaya bisa dibantu lagi" harap Albu Hairul.(Din)