HML Instruksikan BPBD, Rakor Dengan Pihak TNI Bahas Urusan Huntap Kadole -->
Cari Berita

Iklan 970x90px

HML Instruksikan BPBD, Rakor Dengan Pihak TNI Bahas Urusan Huntap Kadole

Tuesday, June 1, 2021

Kota Bima, Media Bimantika, Media Info Bima Online - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima mendapatkan perintah langsung dari Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) untuk menangani secara serius urusan Hunian Tetap (Huntap) Kadole yang berlokasi di Kelurahan Oi Fo’o Kecamatan RasanaE Timur.


Atas perintah itu, BPBD Kota Bima lakukan Rapat koordinasi bersama jajaran Kecamatan Asakota Kapolsek dan Danramil yang melibatkan ratusan penerima manfaat rumah RELOKASI korban bencana banjir 2016 di Kota Bima.


Bahwa rapat koordinasi ini di laksanakn di Aula Kantor Camat Asakota dengan agenda pembahasan tentang percepatan perpindahan warga Kecmatan Asakota yang mendapatkan HUNTAP Hunian Tetap seperti di Kadole,Oi FO’O dan Jatibaru.


Karena dalam waktu dekat Pemkot akan melaksanakan pengosongan area sepadan Sungai sesuai rencana Walikota Bima untuk menjadikan area bantaran sungai sebagai jalan Inspeksi Publik dengan Penataan Semi Modern, Agenda lain turut di bahas dalam pertemuan tersebut adalah penekanan pentingnya rasa tanggung jawab oleh warga Huntap dan rasa memiliki terhadap fasilitas yang sudah di berikan dengan cara menepati dan merawatnya.


Dan saat ini sepertinya kebutuhan utama seperti Air Bersih sudah maksimal oleh karena itu BPBD berharap sesuai Instruksi Walikota Bima agar menempati Huntap yang ada.


Di samping hal tersebut beberapa penekanan di sampaikan kepada warga HUNTAP untuk tidak melakukan pengalihan Huntap ini kepada pihak lain sebab terendus informasi bahwa ada transaksi jual beli rumah relokasi oleh oknum tertentu dan hingga saat ini BPBD tetap berkoordinasi dengan pihak terkait agar hal ini tidak terjadi.


Sebab jika itu benar adanya maka ini jelas pelanggaran yang bisa saja berimplikasi hukum.

Kepala bidang kedaruratan dan logistik BPBD Kota Bima Nazamuddin, S. Sos menyebutkan bahwa Walikota Bima melalui kami di BPBD Kota Bima dan Dinas terkait akan tetap berupaya maksimal dalam pemenuhan kebutuhan pokok pelayanan publik khusus untuk warga Huntap seperti pelayanan air bersih, penerangan jalan serta fasilitas publik lainya seperti mushalla san postu.


Serta mendorong adanya pengembangan UMKM bagi warga Huntap dari hasil pertemuan tersebut dari total 70 warga Kecamatan Asakota selaku penerima Huntap baru sekitar 40 orang yang pindah sisanya masih bertahan dengan berbagai alasan.


“Namun kami dengan Dinas terkait di bantu pihak TNI-POLRI dalam waktu Dekat akan melaksanakan Instruksi Walikota Bima untuk pengosongan lokasi dan memberikan waktu kepada warga untuk melaksanakan bongkar sandiri” ungkapnya.


Lanjutnya warga diharapkan untuk bongkar mandiri sebelum Tim yang akan turun dengan alat berat pada pekan ke dua Bulan Juni 2021.


“Insya Allah secara bertahap Pemerintah akan berupaya secara maksimal untuk pemenuhan kebutuhan warga Huntap seperti fasiltas komunikasi karena kendala signal, dengan melakukan Koordinasi dengan pihak penyedia layanan. (Usman).