Dompu, Infobima - Dinas Petermakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Dompu memalu UPTD yang ada di 8 Kecamatan bergerak bersama untuk pembasmian rabies yang ada diwilayah masing masing.
Petugas di Kecamatan dengan
dokter hewan, paramedik dan staf beserta petugas yang ada di Desa bersama sama-sama begandengan tangan melakukan upaya pemberantasan rabies di wilayah kerja masing masing.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh, SE. M. Si mengatakan, kembali munculnya gigitan dari HPR rabies berupa anjing ini dikarenakan banyak
petani jagung yang ketika pergi berladang selalu membawa HPR anjing, karena digunakan sebagai penjaga binatang pengganggu tanaman terutama babi, namun ketika musim tanam sudah selesai dan anjing anjing tersebut dilepas liar dan tidak dibawa pulang, sehingga
anjng-anjing tersebut menjadi hewan yang rentan sebagai pembawa rabies.
Kadis Peternakan yang ditemui di lapangan saat mengawasi pemberantasan rabies mengatakan.
" Dinas Petemakan dalam rangka perbasmian rabies melaksanakan dengan cara vaksinasi, kami juga akukan sosialisas bahan rabies, dan edukasi cara penanganan pertama ketika digigit HPR" ujarnya. (**)

