Ekonomi, Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok di Desa Kadindi Barat
Cari Berita

Iklan 970x90px

Ekonomi, Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok di Desa Kadindi Barat

Jumat, 05 Juni 2026

 


DOMPU, IFOBIMA– Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) resmi mengoperasikan Rumah Produksi Rokok milik Perusahaan Rokok (PR) Imilna Bumen Mandiri Bersinar yang berlokasi di Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Kamis (04/06/2026).


​Peresmian fasilitas produksi ini dilakukan langsung oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, S.E. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Dandim 1614/Dompu, Kepala Bea Cukai Pulau Sumbawa, jajaran staf ahli Bupati, para asisten Setda Kabupaten Dompu, Kepala Disperindag, unsur Forkopimcam Pekat, serta perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh wanita, dan insan pers.


​Dalam sambutannya, Bupati Bambang Firdaus memberikan apresiasi tinggi kepada Disperindag Kabupaten Dompu atas inisiasi dan pendampingan hingga berdirinya rumah produksi rokok tersebut. Menurutnya, kehadiran PR Imilna Bumen Mandiri Bersinar merupakan langkah strategis dalam transformasi ekonomi lokal.


​"Kegiatan peresmian ini adalah bukti nyata komitmen kita dalam meningkatkan nilai tambah produk lokal. Kehadiran rumah produksi ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan warga," ujar Bupati Bambang.


​Bupati menjelaskan, selama ini Kabupaten Dompu, khususnya Kecamatan Pekat, hanya dikenal sebagai wilayah penghasil tembakau mentah. Hasil panen petani selama ini cenderung langsung dijual ke luar daerah tanpa melalui proses pengolahan lebih lanjut.


​Dengan adanya rumah produksi rokok mandiri ini, paradigma tersebut kini berubah. Tembakau lokal yang sebelumnya dijual mentah kini dapat diolah langsung menjadi produk rokok jadi di daerah sendiri.


​"Ini adalah kemajuan besar. Tembakau kita tidak lagi sekadar menjadi bahan baku bagi perusahaan luar, tetapi sudah bisa kita kelola menjadi produk bernilai jual tinggi yang dapat dipasarkan di daerah sendiri maupun ke luar daerah," pungkasnya.


​Peresmian ini diharapkan menjadi pemantik bagi tumbuh dan berkembangnya industri hilir berbasis pertanian di Kabupaten Dompu, sekaligus memperkuat daya saing komoditas tembakau lokal di pasar nasional.(D)