Hearing Pihak PT SMS Dengan Warga Yang di PHK, Ditengahi Danramil-05 Pekat -->
Cari Berita

Iklan 970x90px

Hearing Pihak PT SMS Dengan Warga Yang di PHK, Ditengahi Danramil-05 Pekat

Friday, July 14, 2023

 


Dompu, Infobima.com - Bertempat di Base Camp PT SMS, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu, berlangsung kegiatan haering dan dialog antara pihak PT SMS dengan sejumlah warga yang telah di PHK oleh PT SMS. Pada Kamis 12 Juli 2023, Pukul 09.00 Wita.


Dalam herring tersebut, massa meminta kepada pihak perusahaan agar mengaktifkan kembali karyawan yang berstatus dirumahkan secara sepihak oleh PT SMS selama ± 2 bulan terakhir ini. Jika tidak, massa mengancam akan melakukan aksi pemblokiran jalan.


"Apabila karyawan yang di PHK tidak di aktifkan kembali maka karyawan pendamping mandor 11 orang agar di berhentikan juga" harap mereka.



Dialog tersebut dihadiri oleh Danramil 1614-05/Pekat Lettu Inf Hamzah. Humas PT SMS, Muhaeri. Danpospol Soritatanga Aipda  Putu. Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Manajer HGU PT SMS Sdr Bram. Perwakilan Warga masyarakat yang di PHK, Sahwan, James, Joni, Sdr Iwan dan Sdr Feri.


Menanggapi tuntutan warga, Humas PT SMS dan Menejer HGU PT SMS, menyampaikan.

"Perlu diketahui bersama oleh rekan-rekan semua bahwa karyawan 11 orang itu statusnya pendamping mandor, bukan penjaga kebun dalam hal ini tugasnya adalah mengisi kekosongan sesuai perintah mandor" jelasnya . 


"Menjawab sesuai tuntutan rekan-rekan semua, kami harus perlu lakukan diskusikan dulu secara interen untuk kami laporkan ke pimpinan atas, karena kami tidak ada kewenangan sebagai pengambil kebijakan untuk memutuskan hal tersebut"Terangnya.


Kesempatan yang sama disampaikan Danramil 1614-05/Pekat Lettu Inf Hamzah.

"Harapan kami jika ada permasalahan seperti ini tolong dikoordinasikan dengan baik-baik, karena berbicara aksi tentu ada surat ijin dari pihak Kepolisian" terangnya.


"Mari kita saling menjaga wilayah kita ini agar Kamtibmas tetap kondusif, karena saya rasa duduk bersama lebih bagus ketimbang melakukan aksi. "Harap Danramil".


Tanggapan dari perwakilan warga yang di PHK. Saya mewakili karyawan yang di PHK secara sepihak oleh PT SMS meminta agar kami diaktifkan kembali seperti biasanya mengingat kami sudah dinonaktifkan selama dua bulan.


Sebelum ada solusi, permasalahan ini kami minta karyawan pendamping mandor 11 Orang agar di berhentikan juga.


Al hasil yang telah disepakati bersama dari Hearing atau dialog tersebut. Pihak PT SMS akan melaporkan semua, apa yang menjadi harapan masyarakat ke pimpinan atas dalam minggu ini juga. Dan berjanji akan mempekerjakan kembali karyawan 11 orang atau pembantu mandor yang di PHK.


Kami hadir di PT SMS ini sebagai jembatan dan bentuk keperdulian karena adanya penjaga kebun 11 orang yang dikerjakan tidak sesuai poksi nya.


Apabila aspirasi kami tidak di indahkan oleh pihak PT SMS maka kemungkinan akan melakukan lagi aksi pemblokiran jalan oleh massa dari sejumlah warga yang ada. "Ucap warga"


Sebelum kegiatan Hearing atau dialog, terlebih dahulu dilakukan pendekatan atau penggalangan oleh Babinsa bersama Bhabinkamtibmas agar aksi pemblokiran jalan tidak dilakukan lagi oleh sejumlah warga, karena dapat mengakibatkan kemacetan dan menganggu aktivitas umum.