Dompu, Infobima - Ratusan pegawai Honorer Non Databese BKN Kabupaten Dompu yang sudah dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh Pemerintah Daerah, kini kembali melakukan aksi unjuk rasa guna mendapatkan kepastian atas status mereka selaku pegawai honorer yang dirumahkan.
Unjuk pegawai honorer Non Databese BKN Kabupaten Dompu yang dirumahkan sebanyak 2.920 orang ini terus berjegolak. Dan hari ini massa yang mengatasnamakan Aliansi Honorer Non Databese itu melakukan aksi unjuk rasa yang ke tiga kalinya di depan pemda Dompu. Mereka melakukan orasi di depan Kantor Pemda Dompu dengan harapan bisa bertemu Bupati Dompu dan melakukan dialog langsung, pada Selasa 20 Januari 2025.
Dalam unjuk tersebut, beberapa kali sempat terjadi insiden yeng mengundang keributan antara massa dan pendukung Bupati yang dinilai melakukan provokasi, namun insiden itu tidak membias karena cepat diatasi oleh petugas pengamanan aksi dari unsur Kepolisian dan TNI.
Massa juga sempat saling dorong dengan petugas Sat Pol PP dan Polisi ketika hendak merangsek masuk ke gedung pemerintahan untuk menemui langsung Bupati. Tapi semua tindakan agresif massa mampu di redah.
Seperti yang diutarakan oleh Korlap aksi Akbar, dia menuturkan bahwa mereka hanya ingin menemui Bupati untuk mempertanyakan kejelasan status mereka sebagai honorer, dan mereka bertekad untuk menolak PHK massal seperti surat yang diterbitkan oleh Bupati.
"Tuntutan kami hanya satu, kami menolak PHK massal, dan kami ingin menemui Bupati agar mengeluh surat rekomendasi pembatalan PHK ini" Ujar Akbar.
Akbar juga menegaskan, jika hari ini mereka tidak bisa mendapatkan hasil dari tuntutan ini, dia mengancam akan melakukan kemah di halaman pemda Dompu, hingga status honorer mereka dapat dikembalikan.
"Kalau upaya kita hari ini tidak membuahkan hasil, maka kita akan melakukan kemah di halaman pemda ini" Ancamnya.(D)

