LMND Dompu Menolak Kenaikan UKT di Indonesia Melalui Aksi Demonstrasi
Cari Berita

Iklan 970x90px

LMND Dompu Menolak Kenaikan UKT di Indonesia Melalui Aksi Demonstrasi

Tuesday, May 28, 2024

 


Dompu, Infobima.com - Aksi penolakan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) ikut dilakukan EK-LMND Dompu, setelah beberapa bentuk protes dilakukan mahasiswa di seluruh Indonesia, terkait keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI yang membatalkan kenaikan UKT dan IPPI.


Selain, pembatalan kenaikan UKT oleh Kemendikbudristek melalui Nadiem Makarim, biaya pendidikan seperti iuran pengembangan pendidikan  institusi (IPPI) juga turut mengalami kenaikan, hal itu membuat banyak protes dari berbagai mahasiswa seluruh Indonesia, termaksud dilakukan mahasiswa dari Elemende Dompu hari ini. Senin 27 Mei 2024.


Nadiem Makarim dinilai gagal memimpin Kemendikbudristek karena sudah membuat kecemasan terhadap banyak mahasiswa di seluruh Indonesia. Untuk itu, para mahasiswa dari Elemende Dompu sepakat agar Nadiem Makarim dipecat dari jabatannya.


"Kami menilai Nadiem Makarim sudah gagal memimpin Kemendikbudristek, untuk itu kita sepakat agar Nadiem Makarim di pecat saja dari jabatannya" Kata Ketua EK-LMND Dompu.


LMND Dompu melakukan aksi unjuk rasa dengan mendesak anggota DPRD Dompu, agar membuat surat keputusan dan mendukung DPR-RI untuk memecat jabatan Nadiem Makarim serta merevisi kembali kenaikan UKT dan IPPI.


Dalam unjuk rasa itu, Elemende Dompu juga turut melakukan aksi di depan Pemda Dompu untuk mendorong Pemerintah Daerah, agar men-subsidi biaya pendidikan gratis 4 semester awal pada seluruh kampus yang ada di Dompu, atau wajib belajar 14 tahun untuk menatap masa depan gemilang menuju Indonesia emas 2045.


"Kita berharap agar pemerintah daerah juga bisa mengalokasikan anggaran untuk mendukung program 14 tahun wajib belajar menuju Indonesia emas 2045" ungkap salah satu orator dalam orasinya.(D)