Dompu, Infobima - Pemerintah Kabupaten Dompu melaksanakan kegiatan Safari Ramadan tingkat kabupaten di Kecamatan Kilo. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus tersebut berlangsung di Masjid Al Jami Desa Mbuju pada Senin (09/03/2026).
Kedatangan Bupati Dompu bersama rombongan serta Ketua TP PKK Kabupaten Dompu disambut hangat oleh masyarakat Kecamatan Kilo, khususnya warga Desa Mbuju. Kegiatan Safari Ramadan ini menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Firdaus menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Kilo.“Saya merasa bangga bisa bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan keluarga saya yang ada di Kecamatan Kilo ini,” ujarnya.
Bupati menjelaskan bahwa Desa Mbuju dipilih sebagai lokasi Safari Ramadan karena wilayah tersebut sudah lama tidak dikunjungi oleh pemerintah daerah dalam kegiatan serupa.
“Saya menempatkan agenda Safari Ramadan tingkat Kabupaten Dompu di Desa Mbuju karena berdasarkan data yang saya lihat, sudah sekitar 15 tahun wilayah ini belum pernah dikunjungi dalam kegiatan seperti ini. Karena itu kami hadir di tempat ini,” jelasnya.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah Daerah berkomitmen untuk mengunjungi seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Dompu sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung mengenai alokasi anggaran pembangunan di Kecamatan Kilo yang relatif lebih kecil dibanding kecamatan lain. Menurutnya, hal tersebut disesuaikan dengan jumlah penduduk dan beban kerja di setiap wilayah.“Jangan melihat dari nilainya lalu dianggap tidak adil. Pembangunan harus dilihat dari beban kerja, kapasitas, dan jumlah penduduk. Jika jumlah penduduk banyak maka beban kerjanya juga besar, sehingga nilai anggarannya lebih besar,” jelasnya.
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena baru dapat bersilaturahmi langsung setelah satu tahun menjabat sebagai kepala Daerah. Beliau berharap masyarakat dapat terus memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah. “Tidak mungkin saya bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu kami membutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak,” katanya.
Dalam paparannya, Bupati mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 anggaran Kabupaten Dompu mengalami pemotongan sekitar Rp200 miliar akibat kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, Pemerintah Daerah tetap berupaya mencari berbagai peluang program dari pemerintah pusat. Beliau mengaku terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan pembangunan infrastruktur dan fasilitas logistik bagi Daerah.
Salah satu program strategis yang sedang diperjuangkan adalah pembangunan pelabuhan di Kecamatan Kilo yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Kemarin saya bersama Gubernur bertemu dengan Kementerian PUPR membahas PSN, yaitu pembangunan Pelabuhan Nusantara di Kecamatan Kilo atau yang sekarang disebut Pelabuhan Laut Kilo,” ungkapnya.(*)

