Bank NTB Syariah Ungkap Peran QRIS dalam Membuka Akses Pembiayaan UMKM
Cari Berita

Iklan 970x90px

Bank NTB Syariah Ungkap Peran QRIS dalam Membuka Akses Pembiayaan UMKM

Senin, 28 September 2026

 

Head of Funding and  Transcation Departemen Bank NTB Syariah David Resodi saat kegiatan konfrensi Pers di Aula Bank NTB Syariah, Minggu (27/9/2026).


Mataram, Infobima.com – Transcation Departemen Bank NTB Syariah David Resodi menjelaskan tentang pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), termasuk perannya dalam membantu pedagang kecil dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memperoleh akses pembiayaan.


Penjelasan itu disampaikan David lewat kegiatan konfrensi Pers yang berlangsung di Aula Bank NTB Syariah, Minggu (27/9/2026).


Kata David, QRIS tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran digital yang praktis bagi masyarakat dan konsumen.


Menurutnya, penggunaan QRIS juga dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung pengembangan usaha serta membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan melalui sektor perbankan.


“QRIS bukan hanya sekadar alat pembayaran digital yang praktis bagi konsumen, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung UMKM untuk berkembang dan mendapatkan akses pembiayaan formal,” jelas David.


Pemanfaatan transaksi digital melalui QRIS dapat membantu pelaku usaha membangun rekam jejak transaksi. Data transaksi tersebut dapat menjadi salah satu informasi yang mendukung proses penilaian usaha ketika pelaku UMKM mengajukan pembiayaan kepada lembaga keuangan.


Dengan demikian, digitalisasi pembayaran melalui QRIS tidak hanya memberikan kemudahan dan efisiensi dalam bertransaksi, tetapi juga berpotensi memperkuat inklusi keuangan bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM.


Bank NTB Syariah terus mendorong pemanfaatan layanan digital sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, khususnya bagi sektor UMKM yang menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.(Din)