Perkuat Kolaborasi, Jasa Marga dan Jasa Raharja Hadirkan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital
Cari Berita

Iklan 970x90px

Perkuat Kolaborasi, Jasa Marga dan Jasa Raharja Hadirkan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital

Kamis, 03 September 2026

 


Jakarta, Info Bima - PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Jasa Raharja (Persero) memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan layanan keselamatan jalan tol berbasis digital melalui Aplikasi Travoy. Layanan tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat, khususnya pengguna jalan tol, dalam memperoleh informasi risiko, melaporkan kecelakaan, menemukan rumah sakit terdekat hingga mengakses bantuan darurat secara lebih cepat.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Sinergi Pemanfaatan Sumber Daya dan Pengembangan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital, di Jakarta, pada Rabu (02/09).


Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, dan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin. Kesepakatan ini menjadi landasan bagi kedua perusahaan untuk mengoptimalkan potensi melalui Aplikasi Travoy dan Aplikasi Jasfren, mulai dari sumber daya, data, informasi, sarana, kanal layanan, hingga kapabilitas masing-masing, untuk memperkuat keselamatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan tol.


Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas pelayanan jalan tol. Karena itu, upaya meningkatkan keselamatan tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur yang andal, tetapi juga mencakup kemampuan untuk mendeteksi risiko, memberikan informasi yang tepat, serta memastikan pengguna memperoleh bantuan ketika menghadapi kondisi darurat. “Bagi kami, keselamatan pengguna menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman perjalanan di jalan tol.


Kolaborasi juga diarahkan pada upaya pencegahan melalui pengembangan informasi titik rawan kecelakaan berdasarkan data historis dan analisis keselamatan.


Fitur ini nantinya dapat digunakan untuk memberikan peringatan kepada pengemudi saat mendekati ruas jalan tol dengan tingkat risiko kecelakaan yang lebih tinggi. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, penandatanganan MoU diawali dengan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) dan prinsip dasar pertolongan pertama, yang turut dilengkapi dengan pengecekan kesehatan gratis bagi peserta.


Pelatihan ini menjadi bentuk penguatan kompetensi personel agar memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan yang memadai dalam menghadapi situasi darurat, termasuk memberikan pertolongan awal kepada korban kecelakaan sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.


Pelaksanaan PPGD dan pemeriksaan kesehatan menegaskan bahwa transformasi layanan keselamatan tidak hanya bertumpu pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga kesiapan personel yang sehat, kompeten, dan sigap sebagai garda terdepan dalam memberikan respons di lapangan.


Melalui kolaborasi tersebut, Jasa Marga dan Jasa Raharja berkomitmen membangun ekosistem keselamatan jalan tol yang turut menghadirkan informasi, pertolongan, dan perlindungan yang semakin terintegrasi dan semakin dekat dengan masyarakat. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman berkendara yang lancar, aman, nyaman dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan tol. (Tim)